Berita Regional

Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi, Nur Mahmudi Belum Ditahan

Polisi belum menahan eks Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, dan eks Sekda Kota Depok, Harry Prihanto.

Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi, Nur Mahmudi Belum Ditahan
KOMPAS/ALIF ICHWAN
Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, datang ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (11/12/2012). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Polisi belum menahan eks Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, dan eks Sekda Kota Depok, Harry Prihanto. Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dalam proyek pembangunan Jalan Nangka.

"Belum ya (ditahan), itu (penahanan) kewenangan penyidik," ujar Argo ketika dihubungi, Selasa (28/8/2018).

Argo melanjutkan, pihaknya juga belum menentukan pemanggilan keduanya setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Ini Kasus-kasus Dugaan Korupsi di Malaka yang Sedang Ditangani Polres Belu

"Saat ini belum dilakukan pemanggilan terhadap keduanya (setelah ditetapkan tersangka), kami masih jadwalkan. Nanti saya informasikan lebih lanjut," katanya.

Argo mengatakan, keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada 20 Agustus 2018. Penetapan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara dan bukti-bukti yang menguatkan.

Argo menyebut, ada kerugian negara Rp 10,7 miliar dalam kasus korupsi ini. Meski demikian, Argo belum menjelaskan bagaimana peran kedua tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap Mahmudi pada Kamis (19/4/2018). Selain itu, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 30 orang saksi.

"Jadi, di 2015 itu ada pengadaan atau pekerjaan jalan di Jalan Nangka dan yang bersangkutan kami periksa sebagai saksi. Tunggu saja perkembangannya seperti apa," ujar Argo, Senin (20/4/2018).

Saat itu, Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto menyebutkan, dalam proyek pembangunan Jalan Nangka, ada dugaan korupsi yang dilakukan penyelenggara negara yang bersinggungan dengan dilaksanakannya proyek tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved