Berita Gempa Lombok

Bangun Rumah Tahan Gempa di Lombok, Pemerintah Terjunkan 400 Insinyur

Kementerian PUPR mempersiapkan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekons) rumah dan fasilitas umum yang rusak.

Bangun Rumah Tahan Gempa di Lombok, Pemerintah Terjunkan 400 Insinyur
KOMPAS.com/Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR
Kementerian PUPR akan mengirimkan 400 insinyur muda untuk menjadi pendamping masyarakat dalam membangun rumah tahan gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Dalam rangka membangun kembali Lombok, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempersiapkan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekons) rumah dan fasilitas umum yang rusak.

Program ini sejalan dengan Instruksi Presiden nomor 5 tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara.

Perbaikan rumah akan dimulai pada 1 September 2018. Sesuai arahan Wakil Presiden Jusuf Kalla, program ini ditargetkan bisa selesai dalam waktu enam bulan.

Baca: Netanyahu: Hubungan Israel dan Negara Arab, Kunci Perdamaian Palestina

Rehab rekon rumah yang rusak akan dilakukan oleh masyarakat secara gotong royong, dengan pendampingan dari tenaga fasilitator.

Kementerian PUPR bertugas melakukan pendampingan sehingga secara teknis bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya.

Oleh karena itu, Kementerian PUPR akan mengirimkan 400 insinyur muda untuk menjadi pendamping masyarakat dalam membangun rumah tahan gempa di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Mereka merupakan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017. Para CPNS akan diberangkatkan secara bertahap mulai Kamis, 30 Agustus 2018 dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI. Mereka akan bertugas minimal satu bulan.

Basuki memberikan pengarahan kepada para CPNS yang akan ditugaskan di Pulau Lombok di Jakarta, 28 Agustus 2018.

Basuki memberikan pengarahan kepada para CPNS yang akan ditugaskan di Pulau Lombok di Jakarta, 28 Agustus 2018. (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)

"Prinsipnya adalah build back better. Mereka akan dilatih 1-2 hari mengenai rumah tahan gempa yakni Risha (Rumah Instan Sederhana Sehat) yang merupakan hasil inovasi Balitbang Kementerian PUPR sebelum disebar ke berbagai lokasi di NTB khususnya Pulau Lombok," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (28/8/20218).

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved