Berita Regional

13 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Belasan rumah di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, mengalami rusak para diterjang angin puting beliung.

13 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
KOMPAS.COM/HADI MAULANA
Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam meninjau 13 rumah yang mengalami kerusakan. Tiga unit rumah mengalami rusak berat dan lima rumah mengalami rusak sedang di Desa Kelong. Sementara di Desa Air Glubi ada sekitar 5 rumah yang rusak sedang. 

POS-KUPANG.COM | BINTAN - Hujan deras disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Kali ini, belasan rumah di Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, mengalami rusak parah.

Meski tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini, kerugian diperkirakan lebih dari ratusan juta rupiah.

Wakil Bupati Bintan, H Dalmasri Syam didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat dan kepala desa langsung meninjau lokasi dampak bencana angin puting beliung yang terjadi di Desa Kelong dan Desa Air Glubi, Kecamatan Bintan Pesisir.

Baca: Alasan Pesilat Hanifan Satukan Jokowi dan Prabowo dengan Berpelukan

Dalmasri berjanji akan memberikan bantuan kepada korban yang rumahnya rusak akibat bencana ini.

"Secepatnya saya koordinasikan dengan OPD terkait, camat serta kepala desa setempat agar kerusakan yang terjadi bisa secepatnya diperbaiki," kata Dalmasri, Rabu (29/8/2018).

Dari hasil peninjauan ini, Dalmasri menyebutkan, sedikitnya ada 13 rumah yang mengalami kerusakan, di antaranya tiga unit rumah mengalami rusak berat dan lima rumah yang mengalami rusak sedang di Desa Kelong.

"Sementara di Desa Air Glubi ada sekitar 5 rumah yang rusak sedang," jelas Dalmasri. Dalmasri mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.20 WIB, Selasa (28/8/2018) seiring dengan terjadinya hujan deras dan angin kencang.

"Yang rusak parah rata-rata hunian yang terbuat dari kayu dan papan, sementara hunian yang terbuta dari beton hanya mengalami kerusakan bagian atapnya saja," terang Dalmasri.

Perabot rumah tangga dan barang elektronik warga juga mengalami rusak parah akibat tertimpa bangunan rumah dan diguyur air hujan.

"Saya sudah minta semua didata, seberapa banyak kerusakan yang ditimbulkan atas kejadian bencana angin puting beliung ini untuk dapat kita tindaklanjuti. Untuk rusak berat, apa saja yang harus diperbaiki dan seterusnya," ujarnya.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat agar dapat lebih waspada mengingat kejadian bencana angin puting beliung yang kerap terjadi akhir-akhir ini.

"Sekarang sudah masuk musim pancaroba, jadi kami harap warga Bintan untuk berhati-hati, terlebih yang aktivitasnya melaut, untuk selalu waspada," katanya. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved