Berita Regional

1 dari 5 Perompak "Setan Botak" yang Bunuh Bripka Faisal Dilaporkan Tewas

Satu dari lima gerombolan Setan Botak Peureulak ditangkap tim personel gabungan Polda Aceh,dilaporkan meninggal dunia

1 dari 5 Perompak
KOMPAS.COM
Ilustrasi tewas 

POS-KUPANG.COM | ACEH UTARA - Satu dari lima gerombolan Setan Botak Peureulak ditangkap tim personel gabungan Polda Aceh, Polres Aceh Utara, dan Polres Aceh Timur, dilaporkan meninggal dunia, Selasa (28/8/2018), di RSUD Cut Mutia Aceh Utara.

Informasi yang diperoleh Kompas.com, tersangka yang meninggal dunia itu bernama Samsul (28), warga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur.

Dia ditangkap Minggu (26/8/2018), bersama empat orang lainnya di kawasan Madat, Kabupaten Aceh Timur. Mereka kemudian dibawa ke Polres Aceh Utara.

Baca: 13 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Tersangka diduga terlibat dalam pembunuhan Bripka Anumerta Faisal di Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, tiga hari lalu.

Salah seorang petugas di RSUD Cut Meutia, Rabu (29/8/2018), membenarkan jenazah Samsul telah dijemput keluarganya dan dimakamkan di kampung halamannya di Sungai Raya, Aceh Timur.

"Sudah dimakamkan sepertinya, karena kemarin sore diambil jenazahnya," tutur petugas yang tak ingin namanya ditulis tersebut.

Kadiv Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengaku belum menerima informasi terkait meninggalnya seorang tersangka pelaku pembunuhan Bripka Faisal.

"Saya belum terima informasi soal itu, nanti pasti akan dikirimkan ke saya juga, sekarang saya belum tahu," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Bripka Faisal tewas dengan luka tusuk oleh gerombolan perompak laut di Pantai Bantayan, Aceh Utara.

Diduga, gerombolan yang dikenal dengan sebutan Setan Botak Peureulak itu membawa narkoba saat mendarat dengan boat bertulisan "R" di lambungnya di perairan tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved