Berita Kabupaten Ngada

Yanti Sebut Banyak Untung Buat Lahan Sayur Di Pekarangan Rumah

Yanti mengaku keuntungannya adalah jika disaat mendesak membutuhkan sayur bisa langsung dipetik didekat rumah.

Yanti Sebut Banyak Untung Buat Lahan Sayur Di Pekarangan Rumah
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Suasana di KRPL milik KWT Kasih Ibu Malafai Di Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada, Selasa (28/8/2018).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Yanti Hayon, satu diantara anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Kasih Ibu Malafai menyebutkan, pembuatan tanaman sayur dipekarangan rumah sangat menguntungkan.

Yanti mengaku keuntungannya adalah jika disaat mendesak membutuhkan sayur bisa langsung dipetik didekat rumah.

Ia mengaku tidah usah pergi jauh untuk mencari atau membeli sayur karena sudah ada dipekarangan rumah sendiri.

"Kami rasa banyak untungnya. Apalagi kalau saat mendesak waktu masak, sayur bisa terpenuhi karena ada di kintal rumah saja. Tidak perlu cari jauh-jauh dan tidak perlu beli," ungkap Yanti Hayon salah seorang anggota KWT Kasih Ibu Malafai, kepada POS KUPANG.COM.

Sebelumnya, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kasih Ibu, Malafai di Desa Nginamanu Selatan, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, menyulap lahan berbatu-batu jadi Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Tak tanggung-tanggung mereka membuat inovasi yang rupanya sangat sulit, namun itu suatu inovasi baru bagi mereka.

Sebanyak 32 anggota KWT bahu membahu membangun KRPL di atas tanah milik Gereja Stasi Malafai yang bertahun-tahun tak pernah digarap.

Ketua KWT Kasih Ibu Malafai, Lidya Mina, mengatakan awalnya dirinya bersama ibu-ibu lainnya sempat ragu apa bisa hijaukan lahan berbatu itu.

Dibekali semangat untuk memenuhi pangan keluarga menjadi daya dorong untuk menggarap lahan berbatu itu.

Rupanya niat dan kemauan yang kuat lahan berbatu itu habis mereka garap dijadikan KRPL.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved