Berita Kabupaten Lembata

Polisi Olah TKP di Toko Nagamas di Lembata

Aparat kepolisian Polres Lembata telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus kebakaran di Toko Nagamas, Lewoleba,

Polisi Olah TKP di Toko Nagamas di Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Yohanis Wila Mira 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Aparat kepolisian Polres Lembata telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas kasus kebakaran di Toko Nagamas, Lewoleba, Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin (27/8/2018) tengah malam (sekitar pukul 00.00 Wita).

Baca: Anak Di Ende Perlu Dilindungi Dari Dampak Negatif Globalisasi

"Kami sudah lakukan olah TKP di lokasi kebakaran Toko Nagamas," ujar Kasat Reskrim, Iptu Yohanis Wila Mira melalui KBO Kasat Reskrim Polres Lembata, Ipda I Nengah Soekanata, ketika ditemui Pos Kupang.Com di Mapolres Lembata, Selasa (28/8/2018).

Meski telah melakukan olah TKP, namun Soekanata tak mengungkapkan hasil dari apa yang dilakukannya pagi tadi. Ia menyebutkan, terhadap kasus tersebut, polisi masih harus meminta keterangan para pihak.

Sebelumnya, Pos Kupang.Com memberitakan, Toko Nagamas di kompleks pertokoan Lewoleba, terbakar pada Senin (27/8/2018) malam. Insiden itu berawal dari bau sangat menyengat yang bersumber dari kabel listrik.

Bau menyengat seperti kabel hangus terbakar itu diikuti dengan asap tebal di dalam toko yang letaknya persis di depan taman kota Lewoleba itu. Awalnya bau menyengat dan asap tebal itu dikira berasal dari pembakaran sampah di sekitar toko.

Namun setelah dicek ternyata sumber asap tebal itu berasal dari lantai 1 Toko Nagamas. Asap tebal itu sesungguhnya berasal dari api yang berkobar di dalam ruangan toko tersebut.

Hingga saat ini belum ditaksasikan berapa besar kerugian yang timbul dari kasus tersebut. Tapi karyawan toko itu terlihat sibuk membersihkan ruangan bekas terbakar tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help