Berita Nasional

Para Konglomerat Apresiasi Presiden Jokowi Bela Keragaman Indonesia

Para konglomerat generasi kedua bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Para Konglomerat Apresiasi Presiden Jokowi Bela Keragaman Indonesia
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Presiden Joko Widodo bertemu dengan generasi kedua para konglomerat, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Para konglomerat generasi kedua bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Para pengusaha muda turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden Jokowi yang dinilai konsisten membela keberagaman di Indonesia.

"Apresiasi bahwa situasi keberagaman itu betul-betul dibela oleh pemerintah karena bagi mereka, mereka kan datang dari mana-mana, ras dan agama," kata Staf Khusus Presiden Erani Yustika yang turut mendampingi Jokowi saat bertemu para konglomerat.

Baca: Polisi Gerebek Prostitusi Berkedok Warung Kopi di Tangerang

Menurut Erani, Presiden sengaja mengajak generasi kedua alias anak-anak konglomerat karena dalam waktu dekat mereka akan berada di level tertinggi di perusahaannya masing-masing.

"Mungkin diperkirakan lima tahun kedepan mereka akan memegang keputusan tertinggi di masing-masing perusahaannya," kata dia.

Di bidang ekonomi, menurut Erani, para konglomerat ini mengapresiasi kebijakan-kebijakan yang sudah dibuat oleh pemerintahan Jokowi sepeti membangun infrastruktur, regulasi yang semakin disederhanakan, hingga membangun sumber daya manusia.

"Mereka berharap daya saing ekonomi kita terus ditingkatkan. Kemudian, basis produksi nasional diurus oleh pemerintah sebisa mungkin untuk komoditas yang kita mampu itu dilakukan sendiri, enggak semua harus impor," kata Erani.
Pertemuan Presiden Jokowi dan para konglomerat muda berlangsung selama sekitar empat jam.

Selain Erani, Jokowi juga didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Adapun jumlah pengusaha dan konglomerat yang hadir adalah 26 orang.

Berikut daftarnya:
1. Rosan P. Roeslani, Ketua Umum Kadin Indoensia
2. Garibaldi Thohir (Adaro)
3. Anindya N. Bakrie (Bakrie Group)
4. Muki Hamami (Trakindo Utama)
5. Martin Hartono (PT Djarum)
6. Anthony Pradiptya (Plug and play)
7. Axton Salim (Salim Group)
8. Michael Soeryadjaya (Saratoga Investama Sedaya)
9. Michael Widjaja (Sinarmas)
10. Budi Susanto (Alfamart)
11. Arini Sarraswati Subianto (persada capital investama)
12 Arif Patrick Rachmat (Triputra Agro Persada)
13 Arif Suherman (Cineplex)
14 Richard Halim Kusuma (Agung Sedayu Group)
15 Pandu Patria Sjahrir (Toba Bara)
16 John Riady (Lippo Group)
17 Alvin Sariaatmadja (Emtek)
18 Anderson tanoto (Royal Golden Eagle)
19 Yaser Raimi Arifin Panigoro (Medco Group)
20. Jonathan Tahir (Mayapada)
21. Ivan batubara (Ketua Umum Kadin Sumatera Utara)
22. Dayang Donna Farouk (Ketua Umum Kadin Kaltim)
23. Arus Abdul Karim (Ketua Umum Kadin Sulawesi Tengah)
24. Kukrit Suryo Wicaksono (Ketua umum Kadin Jawa Tengah)
25. Gandi Sulistiyanto Soeherman (Sinarmas)
26. Agus Prayoga. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved