Berita Kabupaten Lembata

Awalnya Kami Cium Bau Sangat Menyengat, Terkait Kasus Toko Nagamas Terbakar

Kisahnya, adalah beberapa saat sebelum munculnya lidah api, tercium bau yang sangat menyengat.

Awalnya Kami Cium Bau Sangat Menyengat, Terkait Kasus Toko Nagamas Terbakar
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
Suasana di Toko Nagamas, Selasa (28/8/2018) pagi.

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Frans Krowin

POS- KUPANG.COM|LEWOLEBA -- Peristiwa terbakarnya Toko Nagamas di Lewoleba, Senin (27/8/2018) malam sekitar pukul 00.00 Wita, rupanya menyimpan cerita yang membuat merinding. Kisahnya, adalah beberapa saat sebelum munculnya lidah api, tercium bau yang sangat menyengat.

Kisah ini diungkapkan salah seorang karyawan Toko Nagamas, Maksi, namanya, ketika ditemui Pos Kupang.Com, Selasa (28/8/2018) pagi. Saat itu ia baru saja tiba di toko tersebut. Hal senada disampaikan juga oleh putra pemilik toko itu yang tak mau menyebutkan namanya.

"Awalnya kami mencium bau yang sangat menyengat. Bau yang sangat tajam itu seperti berasal dari kabel yang terbakar," tutur putra pemilik toko tersebut.

Saat itu, lanjut dia, mereka mengira ada orang yang membakar sampah di dekat toko. Selain itu, mereka juga sempat mengeceknya ke lantai 1 toko tersebut untuk mengetahui sumber bau yang menyengat tersebut.

Saat pertama kali dicek ke lantai I, tuturnya, tak ditemukan tanda-tanda kalau sumber bau ada di tempat itu. Olehnya mereka kembali ke lantai 2.

Akan tetapi, katanya, makin lama baunya semakin tak tertahankan. Olehnya mereka kembali lagi untuk cek ke lantai I. Tak disangka asap tebal sudah mengepul di dalam ruangan tersebut. Bahkan percikan apinya tampak di depan mata.

"Saat itu juga kami langsung mengambil air dan berusaha memadamkan api yang mulai membakar barang-barang yang ada di dalam toko," ujarnya.

Pintu depan toko dibuka untuk memudahkan mereka mengendalikan kobaran api. Kulkas dan barang-barang lain juga dibuang keluar sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, mereka berhasil memadamkan api di dalam toko tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved