Berita Kabupaten Lembata

Tim KPU Turun ke Desa-Desa Pantau Pengumuman DPT

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lembata menerjunkan tim ke desa-desa untuk memantau pelaksanaan pengumuman daftar pemilih tetap

Tim KPU Turun ke Desa-Desa Pantau Pengumuman DPT
pos kupang.com, frans krowin
- Komisioner KPUD Lembata, Charles Primus Kia (kanan) menyerahkan tanda bukti penerimaan berkas bacaleg Partai Gerindra kepada Ketua DPC Gerindra, Yohanes Vianney Burin (kiri) Selasa (17/7/2018) malam. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lembata menerjunkan tim ke desa-desa untuk memantau pelaksanaan pengumuman daftar pemilih tetap di daerah tersebut.

"Saat ini, semua petugas di KPUD Lembata, diterjunkan ke desa-desa. Para petugas itu dibagi dalam beberapa tim dengan satu tugas, yaitu memantau pengumuman DPT di desa-desa."

Baca: DPP Golkar Restui Daniel Taimenas Gantikan Jerry Manafe

Hal ini disampaikan Komisioner yang membidangi pendataan pemilih KPUD Lembata, Charles Primus Kia, ketika dihubungi Pos Kupang.Com di ruang kerjanya, Senin (27/8/2018).

Charles dihubungi terkait kemungkinan bertambahnya jumlah pemilih saat dilangsungkan pemilihan umum legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) yang akan dilaksanakan pada April 2018 mendatang.

Dikatakannya, KPUD Lembata memang telah menetapkan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPS HP) menjadi daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Lembata untuk pileg dan pilpres tahun 1999 mendatang. Penetapan DPT itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Aula KPUD Lembata, Senin (20/8/2018).

Setelah penetapan itu, lanjut Charles, KPUD melanjutkannya dengan mengumumkan DPT tersebut ke seluruh kecamatan dan desa-desa di Kabupaten Lembata. Pengumuman itu harus ditempelkan di kantor desa atau tempat umum lain yang biasanya menjadi tempat berkumpulkan masyarakat setempat.

Untuk melihat perkembangan pasca pengumuman DPT tersebut, kata Charles, KPU pun menerjunkan lagi tim ke semua desa. Maksudnya memonitor pelaksanaan pengumuman tersebut. Apakah ada protes dari masyarakat atas kesalahan penulisan nama pada DPT tersebut. Berikutnya, apakah ada pendobelan nama pemilih atau tidak.

Selain itu, katanya, apakah nama pemilih yang tercantum dalam DPT, masih berdimisili di desa bersangkutan atau sudah pindah dengan alasan mencari kerja atau merantau ke daerah lain atau bahkan ke Malaysia.

Untuk memastikan itu, katanya, tim KPUD Lembata diterjunkan ke desa-desa. "KPU mau memastikan seperti apa pelaksanaan pengumumab DPT dan respon masyarakat atas hal tersebut," ujar Charles. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved