Berita Kabupaten Malaka

Perarakan Patung di Malaka dimulai 1 September

Perarakan besar patung Bunda Maria dan patung Tuhan Yesus kembali dilaksanakan tanggal 1 September 2018 di wilayah Dekenat Malaka

Perarakan Patung di Malaka dimulai 1 September
pos kupang.com, teni jenahas
Gua Lordes Tubaki, Betun, Kabupaten Malaka sudah ditata rapi menjelang prosesi patung tanggal 1 September 2018. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BETUN---Perarakan besar patung Bunda Maria dan patung Tuhan Yesus kembali dilaksanakan tanggal 1 September 2018 di wilayah Dekenat Malaka.

Prosesi patung yang dilaksanakan dua tahun sekali ini akan berlangsung selama satu bulan tiga minggu di 17 paroki di Kabupaten Malaka.

Baca: Klasis Kota Kupang Gelar Lomba Paduan Suara Undang peserta dari Gereja HKBP dan Gereja Katolik

Ketua Umum Perarakan Besar Dekenat Malaka, Petrus Bria Seran kepada wartawan, Senin (26/8/2018) mengatakan, menyosong kegiatan prosesi patung, panitia sudah melakukan berbagai persiapan.

Perarakan dimulai tanggal 1 September 2018 dari Gua Lordes Tubaki Betun lalu menyinggahi 17 paroki di Kabupaten Malaka selama satu bulan tiga minggu. Patung kembali ke Gua Lordes tanggal 1 Oktober 2018 yang ditutup dengan perayaan misa secara besar-besaran.

Menurut Petrus Bria, patung diarak dengan berjalan kaki dari satu paroki ke paroki yang lain. Patung berada di satu wilayah paroki sekitar empat sampai lima malam tergantung lias wilayah dan banyaknya umat dalam paroki tersebut.

Patung ditandu oleh pengurus DPP, tokoh umat, tokoh adat, tokoh masyarakat dan juga umat. Selama prosesi, seluruh umat diwajibkan hadir.

Petrus Bria yang juga sebagai Kepala Dinas PKPO Kabupaten Malaka mengatakan, perarakan besar patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus di Dekenat Malaka ini merupakan peristiwa iman yang dirayakan secara turun temurun sejak tahun 1958. Perarakan dilakukan dua tahun sekali di tahun genap.

Prosesi ini juga bernuansa wisata sehingga siapa saja bisa ikut dan menyaksikan seraya memaknai peristiwa itu secara iman. Diharapkan selama kunjungan umat dan pengunjung laiinya diajak untuk berdoa.

Menurut Petrus Bria, prosesi besar patung di Dekenat Malaka ini tidak hanya dihadiri umat katolik di Malaka tetapi juga umat dari kabupaten lainnya termasuk dari Negara Timor Leste.

"Dua tahun lalu, umat dari luar keuskupan Atambua dan Timor Leste juga ikut hadir dalam kegiatan prosesi bahkan dari luar NTT dan negara lain. Ini peristiwa Iman yang bernuansa religius dan dapat dihadiri siapa saja yang mengimani. Selamat datang di Kabupaten Malaka untuk mengikuti prosesi dan perarakan besar ini," kata Petrus Bria.

Untuk memeriahkan perarakan besar ini panitia juga menggelar kegiatan pertandingan olahraga dan perlombaan kesenian antar paroki dan sekolah.

Di bidang olahraga akan dilaksanakan pertandingan sepak bola antar paroki, bola voli putra dan putri, tarik tambang antar SMA/SMK, lomba lari 10 km,
lomba sepeda gembira, pertandingan bola kasti antar siswa SD dan SMP dan
lomba gerak jalan antar SD dan SMP.

Sedangkan di bidang kesenian ada perlombaan likurai, tebe, tala, akabeluk dan bidu antar paroki dan sekolah. (*).

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved