Berita Kota Kupang

Pengadilan Tipikor Terima Tiga Kasus Korupsi Dari Kabupaten Belu

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang menerima pelimpahan tiga berkas perkara kasus korupsi dari Kejaksaan Negeri Belu.

Pengadilan Tipikor Terima Tiga Kasus Korupsi Dari Kabupaten Belu
Gulf News
Korupsi 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang menerima pelimpahan tiga berkas perkara kasus korupsi dari Kejaksaan Negeri Belu.

Hal itu disampaikan oleh Panitra Muda Tipikor Pengadilan Negeri Kupang, Daniel W. Sikky, S.H kepada Pos Kupang di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, Senin (27/8/2018).

Daniel mengatakan, pengadilan Tipikor Kupang menerima tiga berkas perkara korupsi dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Belu pada, Kamis, (23/8/2018).

" Kami baru saja menerima pelimpahan tiga berkas perkara kasus korupsi dari Kejari Kabupaten Belu pada kamis minggu lalu," ungkap Daniel.

Daniel menambahkan, saat ini pihaknya sedang mengatur jadwal persidangan dan menentukan siapa-siapa hakim yang akan menyidangkan kasus tersebut.

" Saat ini kami sedang menyusun jadwa sidang dakwaan dan menentukan siapa hakim yang nantinya akan menyidangkan kasus itu," ujar Daniel.

Untuk diketahui, berkas perkara yang dilimpahkan Kejari Belum berkaitan dengan kasus korupsi dana desa di Desa Baudaok Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu.

Kasus korupsi dana desa tersebut terjadi pada Tahun Anggaran 2015 sampai dengan Tahun Anggaran 2017 dengan mendapat alokasi Dana Desa sebesar Rp. 3.713.788.063.

Kasus korupsi dana desa itu menyeret tiga nama yakni Agusto Sanches sebagai Ketua Tim Pengelola, Robertus Ulu selaku Kepala Desa Baudaok dan Silvester Jemaes Manek selaku Direktur CV Berkat Karya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved