Berita Kabupaten Kupang

Oebelo-Tanah Merah Berangsur Pulih Polisi Masih Siaga

Warga yang menjual garam di sepanjang jalur inipun melaksanakan aktifitas seperti biasanya.

Oebelo-Tanah Merah Berangsur Pulih Polisi Masih Siaga
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Warga berkerumun di lokasi bentrokan antara warga Desa Oebelo dan warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Kamis (23/8/2018) malam. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM I OEBELO--Pasca ketegangan antar warga Oebelo dengan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, situasi di kedua desa ini mulai berangsur pulih. Aktifitas warga berjalan seperti biasanya, namun aparat Polri masih siaga di kedua desa.

Pantauan POS KUPANG.COM, Senin (27/8/2018), sejak masuk wilayah Desa Tanah Merah dari arah Kupang, tidak terlihat samasekali warga berkumpul. Aparat kepolisian terlihat hanya satu dua orang duduk-duduk di teras rumah warga juga di halaman gereja.

Kondisi yang sama juga terlihat di Oebelo. Warga yang menjual garam di sepanjang jalur inipun melaksanakan aktifitas seperti biasanya.

Beberapa kendaraan roda dan empat diparkir di depan Kantor Desa Oebelo dan Pospol Oebelo. Dibangun juga tenda di bagian timur kawasan Kantor Desa Oebelo.

Tidak terlihat anggota TNI dalam jumlah banyak tetapi hanya satu dua orang yang duduk bersama anggota polisi.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kabupaten Kupang menyatakan keprihatinan terhadap bentrokan antar warga Oebelo dan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah.

Terhadap kejadian ini, pemkab berharap warga kedua desa ini menahan diri dan tidak terpancing dengan isu-isu. Pemkab siap mengundang unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat kedua wilayah untuk duduk bersama mencarikan solusi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo menyampaikan hal ini kepada POS KUPANG.COM,  Jumat (24/8/2018).

Joni mengungkapkan, kejadian ini memang sangat meresahkan masyarakat baik di kedua desa ini maupun warga yang melintasi jalur Jalan Timor Raya. Untuk saat ini, aparat keamanan dari Polri dan TNI sejak kejadian sudah turun lapangan untuk mengamankan situasi.

Untuk mengantisipasi kejadian susulan, kata Joni, pemerintah juga akan mengirim anggota Satpol PP untuk membantu anggota Polri dan TNI.

Dijelaskannya, situasi sekarang memang belum kondusif sehingga warga kedua desa ini diharapkan  menahan diri dan tidak boleh terprovokasi dengan informasi yang bisa memperkeruh suasana. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved