Berita NTT

Begini Modus Baru Perekrutan Tenaga Kerja untuk Perdagangan Orang! Masyarakat Diimbau Bijak

Masyarakat diimbau bijak menyikapi tawaran kerja yang diunggah lewat medsos. Ditengarai ini jadi modus baru dalam upaya perdagangan orang

Begini Modus Baru Perekrutan Tenaga Kerja untuk Perdagangan Orang! Masyarakat Diimbau Bijak
pos kupang.com, ryan nong
Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda NTT Kompol Rudy JJ Ledo SIK (kedua dari kiri) memberikan konferensi pers terkait tindak pidana perdagangan orang dengan tersangka RAB (baju hijau) di Mapolda NTT, Senin (27/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong

POS-KUPANG.COM | KUPANG – Masyarakat diimbau untuk lebih bijak menyikapi tawaran kerja yang diunggah lewat media sosial, pasalnya hal ini ditengarai telah menjadi modus baru dalam upaya perdagangan orang melalui perekrutan tenaga kerja oleh oknum dan jaringan pencari tenaga kerja yang ilegal.

Hal ini diungkapkan oleh Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda NTT Kompol Rudy JJ Ledo SIK dalam konferensi pers terkait tindak pidana perdagangan orang yang diungkap Polda NTT awal Agustus lalu di ruang Ditreskrimum Polda NTT pada Senin (27/8/2018) siang.

Baca: Bupati Flotim Bicara Soal Jalan! 2019 Hotmix ke Woloklibang

Rudy menyebut ada fenomena baru dalam upaya perekrutan tenaga kerja yang kemudian menjadi objek perdaganagan orang dan eksploitasi orang yang terjadi belakangan.  

“Sekarang berkembang fenomena baru dimana perekrutan tenaga kerja tidak lagi konvensional dengan mendatangi orang per orang tetapi melalui tawaran dan iklan di media sosial sehingga para peminat akan sendiri menghubungi pelaku,” jelasnya.

Subdit Renakta Ditreskrimum Polda NTT pada 2 Agustus 2018 lalu, dalam koordinasi dengan otoritas Bandara El Tari, Satgas Gugus Tugas Nakertrans NTT telah berhasil menggagalkan upaya perdagangan orang dengan modus mengirim dan memperkerjakan korban di perusahaan Kelapa Sawit yang ada di Kalimantan tanpa surat resmi dan menggunakan dokumen pribadi yang dipalsukan.

Oleh karena itu Rudy menyampaikan untuk tetap mengingatkan masyarakat agar tidak gampang percaya terhadap tawaran lowongan kerja di media sosial seperti facebook yang diupload oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Lanjutnya, ia juga mengingatkan untuk selalu melakukan kroscek kepada lembaga resmi seperti Dinas Tenaga Kerja jika menemukan ada lowongan kerja yang ditawarkan.

“Kita harus sampaikan ke masyarakat supaya jangan gampang percaya terhadap info lowongan di media sosial, tetapi harus melakukan konfirmasi ke lembaga atau dinas terkait, apakah perusahaan penyedia dan penyalur tenaga kerja itu legal atau tidak,” ungkapnya.

Pihak Kepolisian Daerah (Polda) NTT bekerjasama dengan otoritas Bandara El Tari Kupang kembali menggagalkan upaya perdagangan orang untuk dipekerjakan di wilayah Kalimantan. 

Sebanyak lima orang korban dari 14 calon pekerja yang akan diberangkatkan itu bahkan dipalsukan administrasinya untuk kepentingan eksploitasi yang dilakukan. 

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved