Berita Kabupaten Belu

Pejabat Negara Timor Leste Mendapat Pemeriksaan Kesehatan Oleh Petugas Medis Indonesia

Satgas Pamtas Yonif 743/PSY menggelar bhakti sosial (baksos) di Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

Pejabat Negara Timor Leste Mendapat Pemeriksaan Kesehatan Oleh Petugas Medis Indonesia
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Pejabat negara dari Timor Leste saat diperiksa oleh tenaga medis Indonesia di perbatasan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM |TAMBUA - Satgas Pamtas Yonif 743/PSY menggelar bhakti sosial (baksos) di Desa Dafala, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT.

Kegiatan yang dilaksanakan dalam baksos ini diantaranya sunatan gratis, pemeriksaan kesehatan dan bazar murah.

Hal itu dikatakan Dansatgas Pamtas Yonif 743/PSY, Mayor (Inf) I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP kepada wartawan, Minggu (26/8/2018).

Baca: Satgas Pamtas Yonif 743 Lakukan Sunatan Gratis Bagi Warga

Menurut Wiratawan, kegiatan baksos kali ini sedikit berbeda dengan baksos sebelumnya. Kali ini kegiatan dihadiri para pejabat negara Timor Leste, diantaranya Danpos UPF Fatumean, Sersan Ahistoris, Danpos UPF Failulik, Sersan Marcelino, Kapolsek Fatumean, Plasidus Gomes, Camat Fatumean, Felemino Kardoso, Kepala SMP Fatumean, Antonius De Lima dan kawan kawannya sebanyak 10 orang.

Wilayah Fatumean adalah wilayah Timor Leste yang sangat dekat dengan wilayah perbatasan RI di perbatasan Pos RI Loekeu. Hubungan antar kedua pos ini sangat baik sekali sehingga mereka diundang untuk turut hadir bersama warga Indonesia dalam kegiatan baksos.

Saat kegiatan pemeriksaan kesehatan, para pejabat dari Timor Leste juga mendapat kesempatan untuk diperiksa kesehatannya oleh tenaga medis Indonesia.

Danpos UPF, Sersan Agustino mengatakan, dirinya merasa bangga dan berterima kasih kepada Satgas TNI yang telah mengundang mereka untuk hadir.

Agustino baru pertama kali memeriksa kesehatan oleh tenaga medis Indonesia. Hal itu bisa terjadi karena mereka hadir dalam kegiatan tersebut atas undangan dari Satgas TNI.

"Saya bisa memeriksa kesehatan di sini. Saya belum pernah diperiksa di Timor Leste, beruntung saya disini sehingga bisa tau, ternyata kadar gula darah saya agak tinggi. Mungkin saya harus kurangi minum kopi yaah," kata Agustino sambil tersenyum.

Warga Dafala, Yanti Asa (31) mengaku senang dengan kegiatan baksos yang dilakukan Satgas karena mereka bisa berbelanja bahan makanan dengan harga yang murah. Yanti mengharapkan agar kegiatan semacam itu bisa berlanjut di waktu yang akan datang. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved