Berita Kota Kupang

Hermanus Man: Semua Janji Kampanye Sudah Masuk RPJMD

janji kampanye yang diSuarakan pada masyarakat Kota Kupang sebelum menjabat sudah dimasukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

Hermanus Man: Semua Janji Kampanye Sudah Masuk RPJMD
pos kupang.com, maria ae toda
Koferensi pers 1 tahun menjabat sebagai walikota dan wakil walikota Kupang yang digelar Pemerintah Kota Kupang Jumat (23/8/2018), Jefri mengatakan proses mutasi akan dilakukan sebelum tanggal 15 September 2018. 

POS KUPANG.COM -  Wakil walikota Kupang Hermanus Man dalam Konferensi Pers yang digelar dalam rangka 1 tahun menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Kupang di ruang garuda Jumat (24/8/2018) mengatakan janji kampanye pihaknya yang dituarakan pada masyarakat Kota Kupang sebelum menjabat sudah dimasukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurut Hermanus Man, Janji kampanye yang sudah masuk dalam RPJMD ini akan dibahas saat sidang perubahan anggaran tahun 2018 mendatang. Menurut Hermanus Man penerapan janji kampaye haruslah bertahap dan tidak bisa langsung direalisasikan karena harus melalui tahapan dan prosedur sesuai aturan yang berlaku.

Baca: Ini Penjelasan Kapolres Ngada Terkait Tewasnya Wisatawan asal Surabaya di Bukit Cinta

" Jika ada yang menanyakan mengenai janji kampanye kami, kami sudah memasukan janji kampanye ke dal RPJMD dan akan dibahas pada anggaran perubahan nanti. Jadi saya minta kesabaran dan dukunga kita semua," ujar Hermanus Man.

Sementara itu terkait dengan pelayanan publik yang berjalan di Kota Kupang selama 1 tahun Jefri dan Herman, Walikota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan untuk pelayanan publik yang bersistem online memang pihaknya belum bisa merealisasikan tetapi untuk 1 hingga 2 tahun kedepan sistem online akan berjalan dengan baik. " Selain itu beberapa hal yang juga sedang dikerjakan dan terus digenjot lagi Pemkot Kupang antara lain program pelatihan yang terus dilakukan kemudian beasiswa SI dan S2, serta sistem online beberapa layanan publik yang masih dimaksimalkan untuk 1-2 tahun kedepan," ujarnya.

Jefri juga mengakui bahwa pemerintah belum bisa mewujudkan 100 persen harapan masyarakat tapi pihaknya akan terus berusaha untuk merealisasikan harapan masyarakat Kota Kupang. '' Kami selalu minta masukan dan saran untuk kami. Banyak hal yang belum kami kerjakan dengan baik,'' pungkasnya.

Terkait Pelayanan di Dukcapil sebelumnya dalam wawancara Selasa (7/8/2018) Jefri Mengatakan Dukcapil perlu pembenahan yang luar biasa dari beberapa aspek antara lain aspek fasilitas atau aset yang digunakan untuk memperlancar pelayanan kemudian overtime petugas di Dinas Dukcapil dan juga loyalitas yang masih kurang.

" Pembenahan luar biasa perlu kita lakukan yang pertama soal aset misalnya printer ada yang kurang dan juga beberapa fasilitas lain sehingga menghambat pengerjaan. Dan khusus untuk hal ini dalam APBNP kami sudah meminta penambahan fasilitas terswbut agar semuanya bisa berjalan lancar kembali dan tidak tersendat-sendat. Kemudian mengenai overtime teman-teman disana dan juga loyalitas," ujarnya.

Menurutnya pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke Dirjen di Jakarta pada bulan januari 2018 untuk meminta penambahan fasilitas selain itu juga Jefri Melanjutkan pihaknya juga sudah menyurati Dirjen agar bisa segera melakukan evaluasi pada staf dinas Dukcapil di Kita Kupang.

" Kita berhadapan dengan aturan untuk menggantu atau memutar orang disana kita harus izin dulu. Dan kami sudah kirim surat untuk segera memberikan evaluasi untuk staf kami di dukcapil," ujar Jefri. (*)

Penulis: Maria Enotoda
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved