Berita NTT

Forkopimda NTT Sikapi Kasus Bentrokan Warga Oebelo-Tanah Merah

Forkompimda Provinsi NTT, menggelar rapat khusus menyikapi kasus bentrokan antar warga Desa Oebelo dan Tanah Merah, Kabupaten Kupang.

Forkopimda NTT Sikapi Kasus Bentrokan Warga Oebelo-Tanah Merah
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Aparat kepolisian yang siaga di Pos Subsektor Oebelo, Jumat (24/8/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I KUPANG----Forkompimda Provinsi NTT, menggelar rapat khusus menyikapi kasus bentrokan antar warga Desa Oebelo dan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Rapat pada Minggu, 26 Agustus 2018, Pukul 12.00-14.00 Wita,  di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT menyepakati beberapa hal yang segera diambil langkah penanganannya.

Baca: Satgas Anti korupsi Partai Golkar NTT Buka Posko Pengaduan Dugaan korupsi Di Ende.

Dalam keterangan Pers dari Biro Humas Setda NTT yang diperoleh POS KUPANG.COM, Minggu (26/8/2018) menyebutkan, terkait dengan situasi di Oebelo dan Tanah Merah,  Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, akibat bentrok antara warga, Forkopimda menyepakati beberapa hal.

Disebutkan hal-hal yang disepakati bahwa Forkompimda NTT menyatakan prihatin atas terjadinya bentrok antarkelompok warga di Oebelo, dan turut berduka cita atas jatuhnya korban meninggal dunia di dua pihak/kelompok warga yg berkonflik.

Forkompimda menyepakati 4 hal, yakni,  Pertama) Penyelesaian masalah tetap mengedepankan penegakan hukum. Polda NTT diminta untuk terus melakukan proses penegakan hukum kasus tersebut.

Kedua) Pemprov NTT segera membentuk Tim untuk  menyelesaikan masalah-masalah yang selama ini belum terselesaikan, khususnya menyangkut tuntutan warga Eks Timtim, seperti sertifikasi lahan/tanah dan rumah dikoordinasikan oleh Asisten 1 Sekda Provinsi NTT.

Ketiga),  Pemprov NTT mendorong dilakukannya rekonsiliasi dua kelompok warga yang berkonflik, dengan  menyiapkan acara perdamaian dan deklarasi hidup berdampingan secara damai, dikoordinasikan oleh Kaban Kesbangpol Provinsi NTT dan keempat),  

Pemprov NTT mengusahakan untuk memberikan tanda kasih sebagai  ungkapan bela sungkawa (semacam uang duka) bagi keluarga korban meninggal dan bantuan uang pengobatan bagi keluarga korban luka-luka dikoordinasikan oleh Karo Kesra Setda NTT.

Hasil rapat yang dipimpin Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon ini dikirim pula ke Menko Polhukam RI di Jakarta (sebagai laporan),  Mendagri RI di Jakarta (sebagai laporan dan  Bupati Kupang untuk  koordinasi lanjut). (*)


Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved