Berita Kabupaten Belu

Begini Ajakan Angela Lavenia Leki Buat Generasi Muda

Angela Lavenia Leki mengajak generasi muda di Kabupaten Belu untuk terus mencintai budaya yang telah diwariskan nenek moyang

Begini Ajakan Angela Lavenia Leki Buat Generasi Muda
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Angela Lavenia Leki 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Angela Lavenia Leki mengajak generasi muda di Kabupaten Belu untuk terus mencintai budaya yang telah diwariskan nenek moyang karena budaya adalah jati diri seseorang.

Generasi muda mesti dilibatkan dalam setiap even budaya agar mereka tidak lupa akan budaya. Apalagi dengan perkembangan zaman yang kian pesat membuat generasi muda semakin minder ketika mengenakan busana adat.

Angel demikian sapaan dari Angela Lavenia Leki merupakan satu dari 25 anggota penari likurai yang tampil saat opening ceremony Asian Games di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Baca: Pindah ke Pasar Pada, Faisal Minta Pemkab Lembata Tak Ingkar Janji

Angel dan beberapa teman lainnya mewakili NTT, khususnya Kabupaten Belu untuk tampil di ajang bergengsi ini.

Perempuan kelahiran, Loegolo 15 November 1994 ini kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (26/8/2018) mengatakan, sebagai anak bangsa kita harus memperkenalkan budaya yang telah diwariskan nenek moyang dengan berbagai keunikan dan keragamannya.

"Salah satu tugas generasi muda dalam mengisi kemerdekaan adalah menjaga dan melestarikan budaya yang sudah diwariskan nenek moyang. Generasi muda harus dikenalkan dengan budaya sediri melalui pendidikan dalam keluarga dan pendidikan formal di sekolah," kata alumni Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta ini.

Menurut anak pertama dari pasangan Marselinus Leki Bele dan Florensia Dacosta Lika Bau ini, untuk mejagan dan melestarikan budaya, pemerintah Kabupaten Belu mesti melibatkan generasi muda dalam setiap even budaya.

Angel mengaku, ia sangat bersyukur karena bisa melakukan sesuatu untuk negara Indonesia lewat partisipasinya saat acara opening ceremony Asian Games.

"Saya sangat bersyukur karena bisa melakukan sesuatu untuk negara tercinta Indonesia di depan negara Asia lainnya. Saya bangga menjadi anak Indonesia yang memiliki beragam suku, pakaian adat, tari tradisional dan lain sebagainya," tutur alumni SMAK Suria Atambua ini.

Menurut Angel, selama latihan likurai ia tidak mendapat kesulitan yang berarti karena setiap ada keselahan selalu cepat diperbaiki.

Saya terus berusaha agar bisa tampil bagus. Kalau pun ada kendala, saya akan mengatasinya dengan baik. Saya diskusi dengan teman-teman. Pokoknya terus mencoba supaya bisa sukses," tutur perempuan yang punya moto, lebih baik mencoba dan gagal daripada tidak tahu sama sekali. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved