Berita Kabupaten Belu

Presiden Titip Joni Kala di Polisi dan TNI

Yohanes Ande Kala alias Joni Kala, Siswa SMPN Silawan, Kabupaten Belu, Provinsi NTT yang memanjat tiang bendera mendapat perhatian khusus dari negara.

Presiden Titip Joni Kala di Polisi dan TNI
ISTIMEWA
Yohanes Ande Kala alias Joni Kala, bocah pemanjat tiang bendera duduk bersama Presiden Jokowi di Istana negara beberapa waktu lalu

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS- KUPANG.COM| ATAMBUA--Yohanes Ande Kala alias Joni Kala, Siswa SMPN Silawan, Kabupaten Belu, Provinsi NTT yang memanjat tiang bendera mendapat perhatian khusus dari negara. Aktivitas Joni Kala selalu dalam pengawasan polisi dan TNI.

Joni Kala untuk sementara tinggal di rumah jabatan Kapospol Motaain, Desa Silawan bersama orangtuanya karena rumahnya akan dibedah.

Joni diberi kesempatan untuk tinggal di rujab kapospol agar memudahkan polisi dalam melakukan pengawasan. Status Joni Kala bukan pelajar biasa tetapi pelajar istimewa yang dititipkan presiden kepada polisi dan TNI untuk mengawasinya.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 25 Agustus 2018, Pisces Jangan Kuatir, Libra Ketemu Orang Istimewa

Baca: VIDEO: Viral Kapolres TTS Bentang Bendera Sepanjang 300 Meter di Pantai Oetune TTS, Merinding

Kapospol Motaain, Ipda M. Nurdin Tahir saat ditemui Pos Kupang.Com di Atambua, membenarkan hal itu. Menurut Nurdin, Joni Kala bersama orangtuanya tinggal di rujab Kapospol Motaain.

Rujab Kapospol tersebut selama ini tidak ditempatkan karena kapospol memilih tinggal di rumah sendiri.

Menurut Nurdin, Joni Kala diarahkan untuk tinggal sementara di rujab kapospol agar memudahkan anggota polisi dalam melakukan pengawasan.

Karena Joni Kala adalah titipan dari presiden kepada polisi sehingga polisi harus mengawasinya.

Baca: VIDEO: Lagu IDOL BTS, Lirik, Koreografi, Fashion dan Suaranya Keren, Rugi Ga Nonton

Baca: Mau Mencukur Bagian Miss V, Lakukan Teknik Ini, Jika Tak Mau Bahaya

Menurut Nurdin, selama satu minggu ke depan, Joni Kala akan dihantar anggota polisi ke sekolah. Apalagi dari Rujab Kapospol ke sekolahnya Joni Kala cukup jauh, sekitar dua kilometer.

Tak hanya itu, bagi tamu dan keluarga yang hendak bertemu Joni Kala harus sepengetahauan polisi dan wajib mengisi buku tamu. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap diri Joni Kala yang dijuluki pahlawan cilik. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help