Berita Kota Kupang

Pemprov NTT Diminta Perhatikan Distribusi Guru SMA dan SMK di Sabu Raijua

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT diminta memperhatikan distribusi guru atau tenaga pendidik SMA dan SMK di Kabupaten Sabu Raijua

Pemprov NTT Diminta Perhatikan Distribusi Guru SMA dan SMK di Sabu Raijua
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Rondo

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT diminta memperhatikan distribusi guru atau tenaga pendidik SMA dan SMK di Sabu Raijua'>Kabupaten Sabu Raijua. Di Sabu Raijua'>Kabupaten Sabu Raijua ini masih terjadi kekurangan tenaga pendidik atau guru. ‎

Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo kepada POS-KUPANG.COM, Sabtu (25/8/2018).

Menurut Winston, kekurangan tenaga pendidik merupakan persoalan mendasar pendidikan Menengah di Kabupaten Sabu Raijua.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Sabtu 25 Agustus 2018, Pisces Jangan Kuatir, Libra Ketemu Orang Istimewa

Baca: VIDEO: Viral Kapolres TTS Bentang Bendera Sepanjang 300 Meter di Pantai Oetune TTS, Merinding

"Karena itu, kita minta Pemprov NTT melalui Dinas Pendidikan untuk tolong perhatikan distribusi tenaga pendidik di Sabu Raujua," kata Winston.

Dia menjelaskan, ‎terungkapnya kekurangan guru ini disampaikan 10 Kepala SMA-SMK-SMTK se-Kabupaten Sabu Raijua dalam pertemuan bersama dirinya dengan para Kepala SMA dan SMK di Aula SMAN 1 Sabu Barat, Selasa (21/8/2018).

"Saat itu saya dan ibu Aulora Mondok lakukan kunjungan kerja ke Sabu Raijua," katanya.

Dia menjelaskan, dalam kunjungan kerja itu keduanya melakukan diskusi pendidikan yang dipandu langsung Kepala UPT Wilayah 4 Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Joni Djara.

Baca: Mau Mencukur Bagian Miss V, Lakukan Teknik Ini, Jika Tak Mau Bahaya

Baca: VIDEO: Perempuan Ini Dorong Anaknya ke Arah Mobil Lalu Dia Guling-Guling Depan Mobil

Joni mengatakan, Sabu Raijua sebagai pulau kecil yang hanya terdapat 8 SMA dan 2 SMK, masih menemui berbagai persoalan dalam mensukseskan pendidikan di Sabu Raijua.

"Satu kendala yang dialami adalah terbatasnya sarana dan kurangnya tenaga pendidik. Jumlah guru PNS dan guru kontrak tak sebanding dengan jumlah siswa yang mencapai 6000-an siswa yang ada di 10 sekolah," kata Joni.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved