Berita Manggarai

Korban Bakar Diri di Ruteng Murni Bunuh Diri

Yanuarni Eka Diana Pandung alias Eka meninggal dunia karena bunuh diri dan tidak ada unsur tindak pidana.

Korban Bakar Diri di Ruteng Murni Bunuh Diri
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
TKP Kasus Bakar Diri di Ruteng

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Yanuarni Eka Diana Pandung alias Eka yang nekat bakar diri dengan cara menyiram tubuhnya dengan minyak tanah murni meninggal dunia karena bunuh diri dan tidak ada unsur tindak pidana.

Kesimpulan korban mati karena bunuh ini disampaikan Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Wira Satria Yudha kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Sabtu (25/8/2018) siang.

Ia menjelaskan, korban usai kejadian sempat dibawa suaminya dan warga ke RSUD Ruteng guna mendapatkan perawatan.

Baca: Belum Ada Penetapan Kuota Perekrutan CPNS untuk Manggarai Barat

Namun korban akhirnya meni ggal dunia, Sabtu (25/8/2018) pagi usai bakar diri di rumahya di Kampung Cunca Lawar, Kelurahan Satar Tacik, Jumat (24/8/2018) sore.

"Pada Sabtu (25/8/2018) pagi korban sempat sadar dan sempat memberitahu saudaranya yang menjaga di rumah sakit kalau ia bunuh diri,"ujar Kasat Wira.

Ia mengungkapkan, keterangan korban sempat didengar anggota Reskrim Polres Manggarai kalau korban bunuh diri.

Sebelumnya, kejadian bakar diri alias bunuh diri kembali menghebohkan Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Jumat (24/8/2018) sore di Kelurahan Satar Tacik, Kecamatan Langke Rembong.

Kali ini, ibu dua anak bernama Yanuarni Eka Diana Pandung alias Eka nekat bakar diri dengan cara menyiram tubuhnya dengan minyak tanah. Bukan saja itu, Eka pun menyiram pakaiannya dan pakaian suaminya dengan minyak tanah.

Badan Eka pun luka bakar termasuk pakaian pun hangus ketika ia bakar diri di dalam kamar.
Kejadian Eka bakar diri ini sudah ditangani aparat Reskrim Polres Manggarai yang melakukan olah TKP.

"Eka sudah meninggal dunia usai menjalani perawatan din RSUD Ruteng, Sabtu (25/8/2018) pagi pukul 09.00 wita," ujar Kapolres Manggarai, AKBP Clilffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Wira Satria Yudha yang mengirim data kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Sabtu (25/8/2018) siang.

Kasat Wira menjelaskan, kejadian bunuh diri di Kampung Cunca Lawar, Kelurahan Satar Tacik sekitar pukul 16.00 wita ini dengan korban Eka bermula dari adanya pertengkaran mulut dengan suaminya Damian Kurniandi Taku alias Andi di rumah mereka di Cunca Lawar.

"Setelah bertengkar mulut dengan korban sekitar pukul 16.15 wita suami korban keluar dari dalam rumahnya. Kemudian sekitar pukul 16.30 wita Andi mendengar suara minta tolong dari dalam rumahnya yang diduga kuat suara tersebut adalah suara dari korban. Namun saat Andi membuka pintu rumah ternyata pintu rumah tersebut di kunci dari dalam oleh korban. Andi pun mendobrak pintu agar terbuka. Setelah terbuka, Andi melihat tubuh korban sedang terbakar oleh api. Andi mengambil selimut dan menutupi badan korban agar api padam. Saat api t padam dan melihat kondisi tubuh korban yang dalam keadaan terbakar semuanya, Andi meminta bantuan dari warga setempat agar membantu Eka ke RSUD Ruteng,"ujar Kasat Wira.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved