Home »

News

» Jakarta

Berita Regional

Bocah Telantar di Stasiun Manggarai karena Dibawa Lari Pamannya

Alif, bocah yang ditemukan telantar di Stasiun Manggarai telah kembali bertemu dengan ibunya, Rani Rahmayanti, Sabtu (25/8/2018) siang.

Bocah Telantar di Stasiun Manggarai karena Dibawa Lari Pamannya
KOMPAS.com
Ilustrasi anak kecil 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Alif, bocah yang ditemukan telantar di Stasiun Manggarai telah kembali bertemu dengan ibunya, Rani Rahmayanti, Sabtu (25/8/2018) siang.

Petugas Pelayanan Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Supriyati mengatakan, Rani mengetahui keberadaan Alif setelah pelaku yang menelantarkan Alif, Adi Ardiyansah menghubunginya.

"Sang penelentar Alif ternyata membaca dan mengetahui pengemuman yang massif. Karena takut kemudian dia menghubungi ibunya Alif untuk menjemput Alif," ujar Supriyati melalui keterangan resmi yang diterima, Sabtu sore.

Baca: UPBJJ-UT Kupang Gelar Rapat Kerja Pengurus Pokjar 2018

Rani mengatakan, Adi masih merupakan kerabat dekatnya. Dia adalah adik dari mantan suami Rani atau paman dari Alif.

Kejadian bermula saat Adi mengajak Alif untuk berjalan-jalan sekitar Juni lalu. Adi mengatakan ingin mengajak Alif jalan-jalan. Karena masih kerabat, Rani membiarkan Adi membawa Alif. Rani juga membiarkan Alif tinggal sementara dengan Adi di rumahnya yang berada di kawasan Depok.

Rani mengatakan, Adi sering meminta uang kepadanya dengan alasan Alif sakit atau biaya untuk jajan. Karena terlalu sering diminta, Rani merasa dipermainkan.

Rani kemudian meminta Adi memulangkan Alif. Namun. Adi meminta Rani untuk menjemput Alif di Depok.

"Kalau mau dijemput katanya di Depok, ketika disamperin katanya sudah di Bogor," ujar Rani.

Pada Sabtu siang, Adi menelepon Rani untuk memberitahukan keberadaan Alif.

Rani menduga Adi takut dan memutuskan untuk memberitahukan keberadaan Alif yang dia ketahui dari media. Rani mendatangi Stasiun Manggarai yang merupakan tempat Alif ditelantarkan.

Petugas stasiun kemudian menghubungi petugas Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan yang sebelumnya telah mengamankan Alif. Alif langsung dipertemukan dengan Rani.

"Saya sekarang senang bisa bertemu kembali dengan anak saya. Karena satu-satunya kebanggaan dan harapan saya hanya Alif," ujar Rani. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help