Berita Kabupaten Kupang

Warga Oebelo dan Tanah Merah Diminta Menahan Diri

Pemerintah Kabupaten Kupang menyatakan keprihatinan terhadap bentrokan antar warga Oebelo dan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah.

Warga Oebelo dan Tanah Merah Diminta Menahan Diri
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Aparat kepolisian yang siaga di Pos Subsektor Oebelo, Jumat (24/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Pemerintah Kabupaten Kupang menyatakan keprihatinan terhadap bentrokan antar warga Oebelo dan Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah.

Terhadap kejadian ini, pemkab berharap warga kedua desa ini menahan diri dan tidak terpancing dengan isu-isu. Pemkab siap mengundang unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat kedua wilayah untuk duduk bersama mencarikan solusi.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo menyampaikan hal ini kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (24/8/2018).

Baca: Orangtua Calon Siswa SMA dan SMK Kembali Datangi DPRD NTT, Ini yang Mereka Minta

Joni mengungkapkan, kejadian ini memang sangat meresahkan masyarakat baik di kedua desa ini maupun warga yang melintasi jalur Jalan Timor Raya.

Untuk saat ini, aparat keamanan dari Polri dan TNI sejak kejadian sudah turun lapangan untuk mengamankan situasi.

Untuk mengantisipasi kejadian susulan, kata Joni, pemerintah juga akan mengirim anggota Satpol PP untuk membantu anggota Polri dan TNI.

Dijelaskannya, situasi sekarang memang belum kondusif sehingga warga kedua desa ini diharapkan menahan diri dan tidak boleh terprovokasi dengan informasi yang bisa memperkeruh suasana.

Apabila warga melihat sesuatu yang mencurigakan supaya segera melaporkan ke aparat terdekat sehingga bisa diambil langkah penanganannya.

Pihaknya juga akan mengundang unsur Forkompimda di Kabupaten Kupang bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda untuk duduk bersama membicarakan mencari solusi terbaik.

"Agenda duduk bersama direncanakan dalam waktu dekat. Bagaimanapun persoalan ini harus segera diselesaikan dengan baik dan tidak boleh terulang kembali," jelasnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, aparat kepolisian baik yang ada di Polres Kupang juga dari Polda NTT dan Brimobda NTT siaga di setiap titik kedua desa. Konsentrasi aparat juga di sepanjang jalur Jalan Timor Raya antara kedua desa tersebut.

Aktivitas masyarakat tetap berjalan termasuk arus kendaraan berjalan normal. Walaupun pada siang harinya sempat terjadi ketegangan dimana warga dari Oebelo hendak melakukan penyerangan ke wilayah Tanah Merah tetapi berhasil diredam aparat keamanan yang memukulmundur para warga yang melakukan aksi lanjutan. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help