Berita Nasional

Presiden Jokowi Lantik Mensos Baru Pengganti Idrus

Presiden Joko Widodo akan melantik Menteri Sosial baru pengganti Idrus Marham.

Presiden Jokowi Lantik Mensos Baru Pengganti Idrus
KOMPAS.com/Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo saat berpidato di Sidang Tahunan MPR RI 2018 di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan melantik Menteri Sosial baru pengganti Idrus Marham. "Iya, rencananya (pelantikan) pukul 15.00 WIB nanti, ya," ujar Staf Khusus Presiden Adita Irawati kepada Kompas.com, Jumat (24/8/2018).

Pelantikan akan dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta. Undangan kepada menteri, pimpinan tinggi negara dan sebagainya sudah dikirimkan.

Mengenai siapa yang akan menempati posisi tersebut, Adita belum dapat mengungkapkannya. "Nanti dilihat saja siapa yang dilantik," ujar dia.

Baca: Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kebakaran Gili Lawa

Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar sekaligus Ketua DPR Bambang Soesatyo sebelumnya mengungkapkan bahwa politisi Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, akan menggantikan Idrus Marham sebagai Menteri Sosial.

Agus menjabat Koordinator Bidang Perempuan, Pemuda, dan Inovasi Sosial di DPP Partai Golkar. Dia juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar di DPR.

Pernyataan itu disampaikan Bambang saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat. "Ya, confirmed. Barusan saya telepon ketua umum (Golkar)," kata Bambang saat ditamya apakah Agus akan menggantikan Idrus sebagai Menteri Sosial.

Idrus mundur
Idrus Marham mengundurkan diri dari jabatan Menteri Sosial. Idrus sudah mengajukan surat permohonan diri sebagai Mensos tersebut kepada Presiden Jokowi, Jumat siang.

Berikut pernyataan Idrus terkait pengunduran dirinya tersebut : "Pada hari ini, tadi saya menghadap Bapak Presiden pukul 10.30 WIB. Saya lakukan ini setelah kemarin saya mendapatkan surat pemberitahuan tentang penyidikan saya terkait kasus yang dilakukan oleh Enny dan Koco. Berdasarkan surat itu, saya mengambil langkah, maka itu saya menghadap Presiden untuk mengajukan surat pengunduran diri sebagai bentuk pertanggungjawaban moral saya."

Idrus juga mengaku, telah mengajukan surat pengunduran diri dari kepengurusannya di Partai Golkar.

Surat pengunduran dirinya juga telah mengirimkan surat itu ke Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. KPK sebelumnya menduga ada keterlibatan Idrus Marham dalam kasus dugaan suap pada proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah sebelumnya mengatakan, ada sejumlah pertemuan yang dilakukan Idrus dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basir dan para tersangka, Eni Maulani Saragih dan Johannes B Kotjo.

Pertemuan tersebut teridentifikasi lewat rekaman CCTV yang disita penyidik dari serangkaian penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk di kantor dan rumah Direktur PLN Sofyan Basir. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help