Berita NTT

Pileg 2019- Permohonan Sengketa PKS dan Partai Garuda NTT dicabut

Permohonan sengketa Daftar Calon Sementara (DCS) yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Garuda NTT akhirnya dicabut.

Pileg 2019- Permohonan Sengketa PKS dan Partai Garuda NTT dicabut
pos kupang.com, oby lewanmeru
Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe bersalaman dengan Ketua DPW Partai Berkarya NTT, Antonius Kaunang usai mediasi di Sentra Gakumdu Provinsi NTT. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG --- Permohonan sengketa Daftar Calon Sementara (DCS) yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Garuda NTT akhirnya dicabut. Penarikan kembali permohonan sengketa ini dengan alasan bahwa pemohon menerima keputusan KPU NTT tentang penetapan DCS DPRD NTT.

Hal ini disampaikan Ketua Divisi Teknis KPU NTT, Thomas Dohu kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (24/8/2018).

Baca: Sat Pol PP Setda Ende Kewalahan Mengamankan Ternak Warga

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 24 Agustus 2018, Leo Jangan Kerja Terus, Aquarius Dapat Kejutan.

Menurut Thomas, sesuai hasil mediasi yang dilakukan oleh Bawaslu NTT terhadap PKS dan Partai Garuda NTT dengan KPU NTT memutuskan bahwa permohonan dari pemohon dicabut.

"Atau dalam mediasi itu, keputusan dari KPU NTT diterima oleh dua parpol, sehingga permohonan sengketa yang diajukan sebelumnya dicabut," kata Thomas.

Ditanyai apakah langkah selanjut yang bakal ditempuh oleh dua parpol itu selaku pemohon, Mantan Ketua KPU Manggarai Barat ini menjelaskan, dengan diterimanya keputusan KPU NTT, maka permohonan dari pemohon secara resmi ditarik kembali.

"Pemohon juga tidak melanjutkan sengketa ini ke sidang ajudikasi," katanya.
Sebelumnya, dalam sidang mediasi antara KPU NTT dengan Partai Berkarya NTT berhasil menemui kesepakatan.

Baca: LIVE STREAMING : Setetes Darah Dari Hotel Neo Kupang NTT Untuk Sesama

Baca: Raffi Ahmad Kuatir Punya Anak Perempuan, Alasannya Dapat Tanggapan Heboh Dari Netizen

KPU NTT ‎meminta bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD NTT dari Partai Berkarya NTT ‎, Apliana Kabadima agar segera menyerahkan foto copy ijazah SMA yang telah dilegalisir. Batas waktu penyerahan yakni paling lambat tiga hari setelah putusan mediasi.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu NTT, Jemris Fointuna kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (24/8/2018) mengatakan, ‎,sebelumnya DPW Partai Berkarya NTT mengajukan permohonan sengketa ke Bawaslu NTT dengan materi sengketa bahwa KPU NTT mendiskualifikasi atau menyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) bacaleg DPRD NTT dari Partai Berkarya di Daerah pemilihan (dapil) 3.

"TMS itu dilakukan KPU karena bacaleg perempuan atas nama Apliana Kabadima tidak melampirkan foro copy ijazah SMA yang telah dilegalisir. Karena itu, semua bacaleg di dapil 3 Partai Berkarya dinyatakan TMS," kata Jemris.

Baca: 5 Zodiak Ini Paling Mahir Gunakan Kata-Kata Untuk Menyakiti Hati Orang Lain

Baca: Anggota DPRD NTT Temukan Keanehan Dalam KBM Pada Tiga Ruang Kelas Sekolah di Sabu NTT

Atas kondisi itu, Partai Berkarya mengakukan permohonan sengketa ke Bawaslu NTT.

"Kami sudah tindaklanjut permohonan itu dan lakukan mediasi. Hasil mediasi kami lakukan dan kedua pihak, baik KPU NTT dan Partai Berkarya NTT menemui titik temu atau kesepakatan," katanya.

Surat keputusan dari Bawaslu NTT sudah dikeluarkan yang memuat hasil sidang mediasi.

"Hasil sidang, kedua belah pihak menerima keputusan. KPU NTT selaku termohon bersedia mengakomodir bacaleg di Dapil 3," ujarnya.‎(*l)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help