Berita Kabupaten Ende

Perda Soal Ketertiban Umum Di Ende Dinilai Sudah Kadaulawarsa

Perda ketertiban umum di Kabupaten Ende dinilai sudah kadaulawarsa sehingga dirasa perlu untuk ditinjau ulang agar bisa sesuai kondisi terkini

Perda Soal Ketertiban Umum Di Ende Dinilai Sudah Kadaulawarsa
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Kasat Pol PP Setda Ende, Abdul Haris Madjid 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Perda soal ketertiban umum di Kabupaten Ende dinilai sudah kadaulawarsa sehingga dengan demikian dirasa perlu untuk ditinjau ulang agar bisa sesuai dengan kondisi terkini yang terjadi di Kabupaten Ende.

Kasat Pol PP Setda Ende,Abdul Haris Madjid mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Jumat (24/8/2018) ketika dikonfirmasi mengenai upaya dari Sat Pol PP Setda Ende dalam menertibkan ternak milik warga yang kerap berkeliaran di Kota Ende.

Baca: Kasus Partai Berkarya Kota Kupang dilanjutkan ke Ajudikasi

Abdul Haris mengatakan bahwa Perda soal ketertiban umum dibuat sejak tahun 1986 dan hingga kini belum diperbaharui sehingga dirasa sudah tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Menurut Abdul Haris, salah satu poin yang dirasa tidak lagi sesuai adalah soal denda kepada warga yang ternaknya berkeliaran yang didenda dengan Rp 25 ribu. Dengan denda Rp 25 ribu tidak memberikan efek jera kepada para pemilik.

“Denda Rp 25 ribu itu berlaku sejak tahun 1986 semestinya ditinjau sesuai dengan kondisi saat ini misalnya Rp 100 ribu bahkan lebih sehingga dengan demikian memberikan efek jera kepada pemilik ternak yang kerap berkeliaran,”kata Abdul Madjid. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved