Berita Kabupaten TTS

Parade Budaya Buka Pameran Pembanguna, Pasar Malam dan Panggung Hiburan Rakyat

Sekitar seribu siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar, SMP lingkup dan Sekolah Menengah Atas di Kabupaten TTS aksi parade budaya khas TTS.

Parade Budaya Buka Pameran Pembanguna, Pasar Malam dan Panggung Hiburan Rakyat
pos kupang.com, dion kota
suasana Parade budaya khas TTS di Lapangan Puspenmas, Soe 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Sekitar seribu siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar, Sekolah Menegah Pertama lingkup dan Sekolah Menengah Atas di Kabupaten TTS melakukan aksi parade budaya khas TTS.

Baca: KPU NTT Minta Bacaleg Partai Berkarya Serahkan Foto Copy Ijazah SMA yang dilegalisir

Mengenakan pakaian adat lengkap khas Mollo, Amanatun dan Amanuban, para peserta parade berjalan kaki mulai dari titik start di Gor Nekmese menuju garis finis di lapangan puspenmas soe.

Baca: Alasan Uji Keperawanan, Pria Ini Cabuli Calon Istri Anaknya 10 Kali

Usai tiba di lapangan Puspenmas, Soe, para peserta parade diterima Bupati TTS, Ir. Paul Mella, Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi NTT, Sinun Petrus Manuk bersama para kepala OPD lingkup Pemkab TTS.

Bersama para peserta parade budaya, Bupati Mella, Kadis Kebudayaan Propinsi NTT dan Kepala OPD Lingkup Pemkab TTS melakukan tarian bonet bersama di lapangan puspenmas, Soe.

Bupati Paul Mella dalam sambutannya ketika membuka acara pasar malam dan panggung hiburan rakyat, Kamis (23/8/2018) malam, memberikan apresiasi atas diselenggarakannya parade budaya khas TTS.

Menurut Mella, parade budaya sebagai bukti jika pemerintah juga terlibat aktif dalam melestarikan dan meregenerasikan budaya khas TTS kepada anak-anak. Pasalnya saat ini, di era moderen budaya asli mulai tergerus oleh budaya moderen.

" Ini kegiatan yang sangat positif dimana kita menanamkan budaya TTS yang merupakan identitas kita kepada anak-anak kita. Anak-anak kita dikenalkan dengan pakaian adat, tarian dan lagu khas TTS.

Saya berharap, anak-anak kita ke depan tumbuh sebagai pribadi -pribadi dengan identitas budaya TTS yang khas," ungkapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi NTT, Sinun Petrus Manuk memberikan apresiasi kepada Pemkab TTS yang menjadikan kegiatan parade budaya sebagai kegiatan tahun.

Dirinya mengaku, saat ini sedang mendorong daerah lainnya di Propinsi NTT untuk menggelar kegiatan parade budaya sebagai usaha melestarikan dan memajukan budaya daerah.

" Kegiatan ini menjadi contoh bagi Kabupaten lain yang belum membuat kegiatan parade budaya. Kegiatan ini sangat postif, dimana kita melestarikan budaya asli leluhur kita agar tetap hidup dalam diri anak cucu serta lingkungan kita. Saya berharap, Kabupaten lain di Propinsi NTT bisa mencontoh hal ini," pintanya. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help