Berita Kabupaten Belu

Jefrian Berharap Tarian Likurai Harus Dijaga dan Dilestarikan

Tarian Likurai dari Kabupaten Belu, sudah mendunia. Tarian khas ini semakin populer setelah dipertunjukan penari Likurai kepada masyarakat Asia

Jefrian Berharap Tarian Likurai Harus Dijaga dan Dilestarikan
FOTO/Jefrian Da Silva,
LIKURAI--Jefrian Da Silva, saat menari likurai pada acara pembukaan Asian Games di Stadion Gelora Bung Karno. 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA---Tarian Likurai dari Kabupaten Belu, Provinsi NTT sudah mendunia. Tarian khas ini semakin populer setelah dipertunjukan oleh penari Likurai kepada masyarakat Asia pada acara pembukaan Asian Games di Gelora Bung Karno tanggal 18 Agustus 2018.

Baca: Baru 190 Sekolah Kirim Rekening Pencairan Dana Bos

Tarian Likurai menjadi aset Kabupaten Belu yang tidak terhitung nilainya. Banyak masyarkat dunia ingin menyaksikan lebih dekat lagi tarian Likurai ini. Untuk itu, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Belu harus menjaga dan melestarikan tarian likurai.

Harapan ini disampaikan Jefrian Da Silva, S.Pd, kepada Pos Kupang.Com saat ditemui, Jumat (24/8/2018).

Menurut mahasiswa UT Indonesia ini, ia sebagai salah satu anggota penari likurai yang tampil saat acara pembukaan Asian Games di Stadion Gelora Bung Karno. Ia bersama teman-temannya sudah berjuang untuk memperkenalkan tarian likurai kepada masyarakat dunia lewat momen Asian Games.

Lewat pertunjukan itu, masyarakat dunia bisa mengetahui tarian likurai dan suatu saat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kabupaten Belu akan menanyakan soal tarian Likurai.

Untuk itu, Jedas demikian sapaannya mengharapkan, tarian likurai harus tetap dijaga dan dilestarikan. Para kaum muda Kabupaten Belu diharapkan untuk tetap mencintai tarian likurai sebagai aset budaya daerah. Generasi mudah diajak untuk bergabung dalam organisasi seni karena seni itu indah.

"Kepada kaum mudah saya mengajak  untuk bergabung dalam organisasi seni, kerana seni itu sangtlah indah. Saya juga berharap kepada pemerintah agar tetap menjaga dan melestarikan tarian-tarian yang ada di Kabupaten Belu," kata Alumni  SMAN 1 Tasifeto Barat ini. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved