Berita Kabupaten Belu

Cindy Bangga Bisa Tampil di Acara Asian Games

Adriyani Sindi Manisa Hale yang biasa disapa Cindy merasa bersyukur dan bangga bisa tampil di pembukaan Asian Games di Stadion GBLA

Cindy Bangga Bisa Tampil di Acara Asian Games
Adriyani Sindi Manisa Hale 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, ATAMBUA---Adriyani Sindi Manisa Hale yang biasa disapa Cindy merasa bersyukur dan bangga bisa tampil di acara pembukaan Asian Games di Stadion Gelora Bung Karno.

Cindy adalah salah satu dari 25 anggota likurai asal Kabupaten Belu, Provinsi NTT yang tampil pada acara pembukaan Asian Games tanggal 18 Agustus 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Baca: KPU NTT Minta Bacaleg Partai Berkarya Serahkan Foto Copy Ijazah SMA yang dilegalisir

Ditemui Pos Kupang.Com, Jumat (24/82018), perempuan kelahiran Halilulik, 5 Agustus 1997 ini mengatakan,
awalnya dia sedang mengerjakan data di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Tiba-tiba seorang temannya bernama Vinsen menawarkan dirinya untuk mengikuti ajang ini.

Baca: Kadis Pendidikan SBD, Dinas Tidak Urus Uang, Bos Terlambat Karena Sekolah Lambat Buka Rekening

Guru honor SDI Fatubesi ini mengaku terkejut mendengarkan kabar itu. Namun dengan penuh keyakinan Cindy menerimanya dan siap melakukannya karena ia yakin tawaran itu merupakan jalan Tuhan.

Cindy merasa nersyukur dan bangga karena bisa menjadi anggota penari likurai pada acara pembukaan Asian Games.

"Saya sangat bersyukur dan bangga bisa mengikuti ajang bergensi ini.
Kami berlatih sangat giat dengan suatu keyakinan besar bahwa kami bisa," tutur putri sulung dari pasangan Ferdinand Yohanes Hale dan Hiasintha Soi ini.

Mahasiswa UT PGSD ini mengatakan,  dirinya bahagia ketika terpilih dan bisa menabuh tihar dan meliuk dengan lincah sesuai dengan alunan nada yang dibunyikan. Ini semua berkat bimbingan pelatih yang berjumlah lima orang dan dukungan dari banyak pihak. Cindi juga selalu bertanya jika ada kendala yang dihadapinya saat latihan.

Setelah selesai mengikuti acara Asian Games, alumni SMAN 1 Atambua ini semakin percaya diri.

Perempuan yang hobi menyanyi ini mengharapkan kepada generasi muda Kabupaten Belu untuk tetap dan terus lestarikan budaya Belu agar tidak hilang akibat perkembangan zaman.

"Likurai harus menjadi besar dan dan tanamkan pada diri kita bahwa likurai benar-benar merupakan kekhasan kehidupan kita orang Belu," kata Alumni SMPN 2 Atambua ini. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help