Berita Regional

Pengelola Indekos Terkejut dengan Razia Narkoba dari BNNP DKI

Razia BNNP DKI Jakarta di indekos Krown, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (23/8/2018), membuat pengelola terkejut.

Pengelola Indekos Terkejut dengan Razia Narkoba dari BNNP DKI
KOMPAS.com/RIMA WAHYUNINGRUM
BNNP DKI Jakarta mengamankan 13 penghuni indekos di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat pada Kamis (23/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Razia BNNP DKI Jakarta di indekos Krown, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis (23/8/2018), membuat pengelola terkejut. Petugas melakukan pemeriksaan kepada para penghuni indekos dan melakukan penggeledahan kamar.

"Kami sih mendukung, cuma kalau secara gerebek kayak tadi saya kaget. Kalau dari awal secara pelan kita juga bisa dampingin," kata Diman, pengelola indekos Krown, di lokasi, Kamis.

Indekos lima lantai tersebut terdiri atas 120 kamar dan tergolong mewah dengan biaya sewa Rp 2 juta-Rp 3 juta per bulan.

Baca: Apa Bedanya Cara Pertanggung Jawaban Dana Kampanye di Pileg dan Pilpres? Ini Penjelasannya

Diman mengatakan, indekosnya dihuni sekitar 100 orang baik perorangan dan keluarga. Razia ini, lanjut Diman, merupakan yang pertama kali selama indekos tersebut beroperasi pada Januari 2018.

Surat izin pemeriksaan dari BNNP DKI juga baru diterimanya pada waktu razia dilakukan. "Kita kalau mau razia silahkan saja. Tapi, lebih baik agak pelan jangan langsung gerebek gitu. Saya enggak bisa kontrol, saya sendirian," kata Diman.

"Niat kita itu memang untuk orang bersih, tapi kami atas nama pengelola mohon maaf," sambung dia.

Sementara itu, dalam razia ini, BNNP DKI Jakarta mengamankan 8 orang penghuni dari indekos Krown.

Mereka juga mendapati 3 orang lainnya dari indekos MB 8 yang jaraknya sekitar 500 meter dari Krown. Dalam razia di dua kos tersebut, petugas mengamankan total 13 orang. Di antara mereka ada yang karena positif menggunakan narkoba, terbukti memiliki bungkus sabu, dan pengguna obat tidur.

"Kita kasih wanti-wanti (ke pengelola indekos). Makanya harus hati-hati. Kalau ada lagi (kasus serupa), harus tutup," ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP DKI Jakarta, AKBP Maria Sorlury, dalam razia tersebut. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved