Berita Larantuka

Meski Pasar Lama Mubazir, Disperindag Flotim Kembali Bangun Tambah Fasilitas Pasar Buah Larantuka

Kota Larantuka Flores Timur selama ini mempunyai fasilitas khusus sebagai pasar buah. Terpisah dari pasar umum.

Meski Pasar Lama Mubazir, Disperindag Flotim Kembali Bangun Tambah Fasilitas Pasar Buah Larantuka
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Proyek pembangunan fasilitas pasar buah di Larantuka diabadikan Kamis (23/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Kota Larantuka Flores Timur selama ini mempunyai fasilitas khusus sebagai pasar buah. Terpisah dari pasar umum.

Namun fasilitas yang dibangun di Kelurahan Sarotari itu selama ini mubazir. Tidak ada aktivitas pasar di sana.

Bangunan pasar lebih sering sebagai tempat tongkrongan ternak kambing warga yang dilepas berkeliaran. Kadang-kadang masyarakat beristirahat di sana.

Baca: Via Vallen Kisahkan Saat Jokowi Joget Dayung di Pembukaan Asian Games 2018

Tapi saat ini rupanya Dinas Perdagangan dan Perindustrian Flotim kembali membenahi fasilitas yang ada dengan membangun beberapa bangunan.

Letak bangunan sedikit lebih dekat ke pinggir jalan dibandingkan bangunan lama selama ini. Posisi itu mungkin akan membuat para pedagang lebih tertarik menggunakan fasilitas yang ada.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Kamis (23/8/2018) pada papan proyek tertera alokasi anggaran pembangunan fasilitas yang ada sebesar Rp.198.000.000 (Seratus Juta Sembilan Puluh Delapan Juta Rupiah. Proyek ini dikerjakan oleh CV Surya Abad.

Ketua Komisi B DPRD Flotim Yohanes ND Paru atau Anis Paru menyayangkan solusi yang diambil pemerintah untuk fasilitas pasar yang mubazir.

"Masalahnya selama ini pemerintah tidak mau atur pedagang buah gunakan fasilitas yang ada. Dan sekarang mau bangun fasilitas baru, ini aneh," kata Anis Paru.

Anis Paru mengaku DPRD seringkali kaget ketika pemerintah mengerjakan proyek padahal tidak pernah dibahas di DPRD.

"Kita yang palu di sini (DPRD) kadang tidak sadar pemerintah mau buat apa. Pas mau bangun, kita kaget. Karena pengajuan anggaran ke sini gelondongan," kata Anis Paru.

Anis Paru menyayangkan karena semua pasar di Kota Larantuka tidak ada yang layak bagi pedagang.

"Lihat di Pasar Lamawalang, tembok di luar megah, dalam sembrawut. Di Pasar Inpres sekarang bangun tembok, di dalam semrawut. Semua semrawut," kata politisi Demokrat itu.

Anis Paru mengharapkan pemerintah membangun infrastruktur yang benar-benar diperlukan oleh masyarakat. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help