Berita Nasional

Jokowi-Ma'ruf Tak Utamakan Sosok Militer untuk Pimpin Tim Kampanye

Wakil Ketua tim kampanye pasangan bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menyatakan tak mengutamakan sosok militer

Jokowi-Ma'ruf Tak Utamakan Sosok Militer untuk Pimpin Tim Kampanye
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo dan Maruf Amin, tiba untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Wakil Ketua tim kampanye pasangan bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyatakan timnya tak mengutamakan sosok dari militer untuk menjadi ketua.

Hal itu disampaikan Karding saat ditanyai apakah tim kampanyd Jokowi mempertimbangkan sosok dari militer lantaran mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso disebut-sebut bakal jadi ketua tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tidak harus mendikotomikan kemampuan kepemimpinan sipil dengan militer. Militer bagus, sipil juga bagus," kata Karding melalui pesan singkat, Kami (23/8/2018).

Baca: Jokowi Belum Terima Surat Permohonan Bertemu dari Prabowo-Sandiaga

Ia pun menyatakan penentuan ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf sepenuhnya diserahkan kepada Presiden Jokowi. "Tergantung Pak Jokowi," lanjut dia.

Sebelumnya, para sekretaris jenderal partai koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf telah menyerahkan draf tim kampanye nasional.

Di dalam draf itu, nama Ketua Tim masih kosong. Nantinya, nama itu akan diisi sebelum batas akhir perbaikan data tim kampanye nasional pasangan calon presiden dan wakil presiden. Presiden Joko Widodo mengaku tidak terburu-buru mencari ketua tim suksesnya di Pilpres 2019. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help