Berita Kabupaten Kupang

Hampir Semua Desa Di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Ada Kasus Diare

Hampir semua desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang terdapat kasus diare

Hampir Semua Desa Di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Ada Kasus Diare
POS KUPANG/GECIO VIANA
drg Imelda Sudarmadji, Kepala Puskesmas Tarus Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang ketika ditemui POS-KUPANG.COM diruang kerjanya, Kamis (23/8/2018)

Laporan Reporter POS-KUPANG, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- drg. Imelda Sudarmadji, Kepala Puskesmas Tarus mengatakan, berdasarkan data yang direkap selama satu minggu terakhir sejak tanggal 13-19 Agustus 2018, hampir semua desa di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang terdapat kasus diare, Kamis (23/8/2018)

Hal itu disampaikannya ketika ditemui POS-KUPANG.COM diruang kerjanya di Puskesmas Tarus Jl Timor Raya Km. 13 Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Ia menjelaskan, selama rentang waktu satu minggu tersebut, terdata sebanyak 43 kunjungan pasien dengan tiga kasus tertinggi yakni diare, dermatitis (radang kulit) dan pneumonia (infeksi pernapasan)

Imelda mengungkapkan, kasus tersebut terjadi di hampir semua desa yakni di desa Oelpuah sebanyak empat kasus, desa Oebelo empat kasus, desa Noelbaki tiga kasus, desa Tarus lima kasus, desa Penfui Timur tiga kasus, desa Mata Air lima kasus dan desa Tanah Merah sebanyak empat kasus.

"Biasanya desa-desa tertentu. Tapi ini semua desa ada diare dalam satu minggu ini," jelasnya.

Tingginya kasus diare tersebut membuat Imelda menjadi khawatir dan berupaya mengintensifkan Promkes (Promosi Kesehatan) untuk gencar melakukan penyuluhan dan sosialisasi kebersihan lingkungan pada warga atau pola hidup bersih sehat (PHBS) di desa-desa

Selain itu, dirinya juga selalu memberitahu perkembangan peningkatan penyakit yang ada disetiap kepala desa yang berada di wilayah Kecamatan Kupang Timur sehingga, lanjut Imelda, dapat ditindaklanjuti oleh aparatur pemerintah desa untuk memberikan informasi dan mengkampanyekan pola hidup sehat.

Dengan begitu, lanjut Imelda, masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat dan angka kasus penyakit diare dan kasus lainnya dapat diminimalisir bahkan dihilangkan karena upaya preventif masif dijalankan stakeholder dan bukan saja hanya para tenaga kesehatan

"Lebih baik lagi kepala desa dan ketua PKK bisa langsung mengimbau masyarakat. Mungkin mereka (masyarakat) lebih tergugah dan lebih sadar," katanya

"Saya punya warning (peringatan) dari data yang ada. Jika sudah tinggi maka saya akan kontak para kepala desa untuk memperhatikan ini," jelasnya.

Ditambahkannya, data yang ia dapatkan merupakan data yang direkap dari pustu dan pelayanan kunjungan rawat jalan yang dicatat setiap minggunya untuk dilaporkan

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help