Berita NTT

6 Bentrokan Melibatkan Warga Desa Oebelo-NTT dalam 13 Tahun Terakhir, Ada yang Tewas

POS-KUPANG.COM mencatat enam kasus bentrokan yang melibatkan warga Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, NTT, sejak tahun 2005

6 Bentrokan Melibatkan Warga Desa Oebelo-NTT dalam 13 Tahun Terakhir, Ada yang Tewas
KOMPAS.com/Tribunnews.com
Ilustrasi Pengeroyokan 

POS-KUPANG.COM -  Bentrok terjadi antara warga Desa Oebelo dan warga Desa Tanah Merah di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, Kamis (23/8/2018)

Menurut Kepala Desa Oebelo, Paulus A Daud, bentrokan antara warga dua desa yang bertetangga itu terjadi sekira pukul 17.00 Wita.

Dikatakannya, warga dari kedua desa tersebut saling serang menggunakan senjata tajam dan menggunakan senapan angin.

Ia menjelaskan, dari informasi yang didapatkannya terdapat lima orang korban yang terdiri atas tiga orang warga Desa Oebelo dan dua orang warga Desa Tanah Merah.

"Ada yang bilang kena tembak senapan angin (korban dari Desa Oebelo) dan dua orang korban dari desa Tanah Merah bilangnya kena tembak pakai senapan angin," katanya.

Baca: BREAKING NEWS: Bentrok Antara Warga Desa Tanah Merah dan Warga Desa Oebelo Kabupaten Kupang

Ia pun belum mengetahui kronologi persoalan tersebut secara rinci dan hanya mendengar kronologi masalah dari sejumlah warga.

Sementara itu, aparat gabungan dari TNI-POLRI nampak berjaga di kedua desa tersebut. Pihak kepolisian menurunkan personil pengamanan dengan senjata lengkap.

Bentrokan yang baru terjadi mengingatkan kita sejumlah bentrokan yang diterjadi di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, terutama yang melibatkan warga Desa Oebelo.

Baca: Deklarasi Jokowi-Maruf, Pengusaha di Kota Kupang Harga Mati Buat Jokowi

Desa Oebelo termasuk salah satu desa yang banyak dihuni eks pengungsi Timor-Timur yang eksodus setelah jajak pendapat di Timor Timur tahun 2009.

Baca: Jokowi-Maruf Tak Utamakan Sosok Militer untuk Pimpin Tim Kampanye

POS-KUPANG.COM mencatat enam kasus bentrokan yang melibatkan warga Desa Oebelo sejak tahun 2005:

Halaman
12
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved