Berita Kabupaten Lembata

Setelah Mencuri Bimantoro Cs Gandeng Wanita Penghibur

Setelah menggondol barang curian, barang dijual dan hasil penjualan digunakan untuk bersenang-senang dan menggandeng wanita penghibur

Setelah Mencuri Bimantoro Cs Gandeng Wanita Penghibur
pos kupang.com, frans krowin
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN TANDA TANGAN -- Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Yohanis Wila Mira (duduk) saat menandatangani surat-surat di Polres Lembata, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA --- Ada-ada saja ulah komplotan pencuri saat mereka melancarkan aksinya di Lewoleba. Setelah menggondol barang curian, barang itu lantas dijual kepada pihak yang membutuhkan. Hasil dari penjualan barang itu digunakan untuk bersenang-senang dan menggandeng wanita penghibur.

Baca: Mesjid Al-Multazam Sembelih 3 Sapi dan 16 Kambing untuk 120 Kaum Dhuafah

"Jadi setelah mencuri, barang curian itu lantas dijual. Hasil penjualannya digunakan untuk berfoya-foya, bersenang-senang dengan wanita penghibur," tutur Kasat Reskrim Polres Lembata, ketika ditemui Pos Kupang.Com, Rabu (22/8/2018).

Dikatakannya, saat beraksi, komplotan pencuri yang dipimpin Bimantoro itu bergerak cepat. Mereka tak menemui hambatan apa pun, karena sebelum beraksi, mereka terlebih dahulu melakukan survei terhadap lokasi yang diincar.

Setelah mempelajari suasana di setiap lokasi pencurian, Bimantoro bersama tiga pembantunya lalu menyusun rencana operasi dan menyepakati waktu yang tepat untuk aksinya. Bila sudah disepakati, maka mereka selanjutnya melancarkan aksinya setelah terlebih dahulu berkumpul di satu tempat agar bersama-sama bergerak menuju tempat yang ditentukan.

Jika telah tiba di TKP, maka tiga oknum pembantu itu lantas berpencar. Maksudnya melakukan pengintaian tentang keamanan di lokasi kejadian. Bila benar-benar aman, maka Bimantoro lantas melancarkan aksinya seorang diri.

Bimantoro membobol pintu, jendela atau titik lainnya di lokasi kejadian kemudian menerobos masuk ke dalam rumah atau toko yang diincar. Bimantoro juga bertindak cepat sehingga dalam hitungan detik, oknum pelaku itu berhasil meninggalkan lokasi kejadian dengan menggondol sejumlah barang hasil curian.

Tak lama berselang, komplotan itu kabur. Upaya berikutnya adalah menjual hasil curian. Jika barang itu laku terjual, maka hasilnya langsung digunakan untuk berfoya-foya dan bersenang-senang dengan wanita penghibur di Lewoleba. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved