Berita Kabupaten Flores Timur

Rekonstruksi Pembunuhan Istri Oleh Suami, Penyidik Hadirkan Orang Tua Pelaku

Rekonstruksi kasus pembunuhan istri oleh suami di Tanjung Bunga Flotim-NTT digelar di rumah dinas Mapolres Flotim

Rekonstruksi Pembunuhan Istri Oleh Suami, Penyidik Hadirkan Orang Tua Pelaku
pos kupang.com, feliks janggu
Konferensi Pers - Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyantho (kiri).gelar konferensi pers Selasa (21/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA- Rekonstruksi kasus pembunuhan istri oleh suami di Tanjung Bunga Flotim-NTT digelar di rumah dinas Mapolres Flotim Selasa (21/8/2018).

Rekonstruksi menghadirkan saksi-saksi termasuk kedua orang tua, ayah dan ibu dari tersangka Sius Maran.

Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyantho, Wakapolres Flotim Kompol Gede Putra Yase, Kasat Reskrim Iptu I Nengah Lantika mendampingi proses rekonstruksi bersama para penyidik.

Kapolres Arri usai rekonstruksi kepada wartawan menjelaskan kehadiran orang tua tersangka karena pada saat kejadian mereka ada di dalam rumah yang sama.

Saat kejadian, Sabtu (14/7/2018) jelas Kapolres Flotim, ayah dan ibu tersangka mendengar keributan di dalam kamar tersangka dan almarhum istrinya.

Lantas orang tua tersangka menantakan tersangka apa yang terjadi dengan keduanya. Namun tersangka tidak menjawab.

Namun beberapa saat kemudian, tersangka membukakan pintu sehingga ayah dan ibu tersangka pun masuk ke dalam kamar itu.

"Sampai di dalam kamar, istri tersangka sudah berlumur darah. Tapi tersangka berpura-pura tidak tahu apa yang terjadi," kata Kapolres Arri.

Untuk melengkapi sandiwara tersangka, ia bersama kedua orang tuanya mengantar almarhum Maria Soetami ke Puskesmas.

"Tersangka mengarahkan keterangannya ke bunuh diri, tapi keluarga di Surabaya tidak menerima dan mengadukan kepada para suster," kata Kapolres Arri.

Atas informasi tersebut, jelas Kapolres Arri, ia membentuk tim dan melakukan olah TKP kejadian. Di TKP, penyidik menemukan batu yang diduga digunakan tersangka menghabisi istrinya.

Keterangan tersangka kepada penyidik, kata Kapolres Arri bahwa istrinya melakukan bunuh diri dengan membenturkan kepalanya pada batu.

Namun hasil autopsi menjelaskan hal berbeda, bahwa benturan keras di kepala dan sampai tengkorak kepala retak dibenturkan oleh benda keras.

"Kemudian baru tersangka mengakui perbuatannya dan kita melakukan rekonstruksi hari ini," kata Kapolres Arri. *)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved