Berita Manggarai

Ini Tujuan Dinas Peternakan Manggarai Gencar Melakukan IB

Dinas Peternakan Manggarai semakin gencar melakukan inseminasi buatan (IB) dalam rangka pengembangan usaha di bidang peternakan.

Ini Tujuan Dinas Peternakan Manggarai Gencar Melakukan IB
pos kupang.com, aris ninu
Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H saat melakukan IB pada sapi saat Pawai Pembangunan Tingkat Kabupaten Manggarai 2018 di Ruteng. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Dinas Peternakan Manggarai semakin gencar melakukan inseminasi buatan (IB) dalam rangka pengembangan usaha di bidang peternakan.

Yang mana dengan IB bibit ternak sebagai salah satu syarat yang sangat penting baik secara kualitas maupun kuantitas dapat mempengaruhi produktivitas ternak.

Baca: Bupati Malaka Serahkan Hewan Kurban Untuk Umat Islam

"Saat ini upaya khusus sapi indukan wajib bunting (UPSUS SIWAB) adalah salah satu program pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI untuk mengakselerasi percepatan target pemenuhan populasi sapi potong dalam negeri sekaligus untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam mengejar swasembada daging yang ditargetkan Presiden Joko Widodo tercapai pada 2026," ujar Kadis Peternakan Manggarai, Konstantinus Dan yang ditemui POS-KUPANG.COM di Ruteng, Rabu (22/8/2018) pagi.

Ia menjelaskan, untuk mencapai target di atas maka dinas kini dihadapkan dengan permasalahan adanya indikasi penurunan bibit ternak.

"Faktor utama penurunan bibit ternak karena para petani lebih memilih menjual ternak yang berkualitas baik karena harganya yang lebih tinggi. Dengan demikian bibit ternak yang ada ditangan petani adalah yang berkualitas rendah. Hal ini terlihat dari penampilan sapi-sapi yang kecil," ujar Dan.

Menyikapi persoalan penurunan bibit ternak, ujar Dan, Kementerian Pertanian pada akhir tahun 2016 telah mencanangkan program UPSUS SIWAB yang ditetapkan dengan peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 48/Permentan/PK.210/10/2016 tentang Upaya Khusus Percepatan Peningkatan Populasi Sapi dan Kerbau Bunting yang tataran pelaksanaannya pada tahun 2017.

"‬Upaya Khusus ini adalah untuk meningkatkan populasi ternak sapi dan kerbau melalui Inseminasi Buatan (IB)/kawin suntik. Pemeriksaan kebuntingan dan pptimalisasi reproduksi guna meningkatkan efisiensi reproduksi ternak sapi dan kerbau indukan," tutur Dan.

Ia memaparkan, ‬
‪tujuan IB sebenarnya memperbaiki mutu genetik ternak, mengoptimalkan penggunaan bibit pejantan unggul secara lebih luas dalam jangka waktu yang lebih lama dan meningkatkan angka kelahiran dengan cepat dan teratur serta mencegah penularan/penyebaran penyakit kelamin pada ternak.


"‪Melalui upaya-upaya yang saat ini dilakukan oleh pemerintah melalui Dinas Peternakan dan dengan didukung oleh semangat dan partisipasi dari seluruh masyarakat Manggarai, diharapkan dengan tersedianya bibit unggul yang ada saat ini maka secara ekonomi kita dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani peternak," ujar Dan.

Dan pun memaparkan, UPSUS SIWAB tahun 2017 di kabupaten Manggarai yakni

‪IB 650 ekor yang ‪bunting 365 ekor  ‪dan yang lahir hasil IB sampai Juli 2018 sebanyak 259 ekor.

"Untuk 2018 IB 579 ekor terdiri dari sapi 407 ekor dan kerbau 172 ekor. Bunting alam dan bunting IB 527 ekor
‬serta lahir alam dan lahir IB 666 ekor," papar Dan.

Ia pun mengungkapkan, jumlah personil dalam mendukung UPSUS SIWAB di Manggarai yaitu ATR 5 orang, PKB 7 orang, Inseminator 14 orang, Optimalisasi Reproduksi 8 orang dan Recorder 3 orang.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help