Berita Kabupaten Belu

723 Penduduk Desa Silawan Berprofesi Petani

Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, merupakan desa yang terletak di wilayah perbatasan RI-RDTL

723 Penduduk Desa Silawan Berprofesi Petani
POS-KUPANG.COM/Teni Jenahas
Sekretaris Desa Silawan, Yakobus Berek 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, merupakan desa yang terletak di wilayah perbatasan RI-RDTL, sekitar 20 kilometer dari Atambua, Ibukota Kabupaten Belu.

Desa yang luas wilayah 42 kilometer persegi ini memiliki jumlah penduduk 3.893 jiwa, rincian laki-laki 1.955, perempuan 1.938. Jumlah kepala keluarga 977 KK.

Data profil Desa Silawan yang diperoleh POS- KUPANG.COM menyebutkan, Jumlah petani di Desa Silawan sebanyak 723 orang dari 977 KK. Peternak 50 orang, nelayan 71 orang, guru swasta 14 orang, pengusaha 3 orang, pengrajin industri rumah tangga 45 orang dan buruh migran 49 orang.

Baca: Pemkab TTS tak Berikan Hewan Kurban, Muhamad Uba: Saya Tidak Tahu Alasannya

Semua penduduk desa memiliki tanah. Penduduk yang memiliki tanah kurang dari 10 hektare sebanyak 770 keluarga, memilik tanah 50-100 hektare sebanyak 394 keluarga, memiliki tanah lebih dari 100 hektare sebanyak 291 keluarga.

Desa yang dibagi dalam 10 dusun, 10 RW dan 27 RT, bagian timur berbatasan dengan Timor Leste, Barat dengan Desa Kenebibi dan Jenino, bagian Utara dengan Selat Ombai dan bagian Selatan berbatasan dengan Desa Tulakadi yang merupakan desa pemekaran dari Desa Silawan.

Pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana umum cukup bagus di Desa Silawan. Desa Silawan memiliki lima PAUD, empat SD, satu SMP, satu SMK, satu puskesmas rawat inap, polindes dan posyandu.

Sekretaris Desa Silawan, Yakobus Bere saat ditemui POS-KUPANG.COM, di Kantor Desa Silawan mengatakan, ketersedian infrastruktur jalan di Desa Silawan sudah memadai. Akses transportasi setiap hari sangat lancar. Begitu juga dengan sarana pendidikan sudah memenuhi untuk setiap tingkatan mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA sudah ada. Sarana kesehatan juga memadai karena Desa Silawan memiliki puskesmas rawat inap.

Menurut Yakobus, kebutahan dasar masyarakat yang masih sedikit terkendala adalah air minum bersih. Ketersedian air minum ada namun jangkauan masyarakat ke tempat penggambilan air minum yang sedikit jauh.

Hal ini dipengaru sumur bor pompa yang dibangun beberapa tahun lalu dalam keadaan rusak. Seandainya sumur bor tersebut dalam kondisi baik, air minum sampai ke rumah-rumah warga karena kran air sudah tersambung sampai ke rumah-rumah warga.

Sesuai data profil Desa Silawan menunjukan, sumber mata air ada 4, sumur gali 26, sumur pompa 1,hidran umum 10 dan embung 3. Sebagian besar penduduk menggunakan air minum perpipaan sebanyak 959 keluarga, pemanfaatan sumur gali 401 keluarga, sumur pompa 56 keluarga, sumber mata air 564 keluarga, hidran umum 692 keluarga. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved