Berita Internasional

Reuni Keluarga Korea: Kisah Orang-orang Terkasih yang Terpisah, Lihat Foto-foto Mereka

Beberapa orang yang beruntung memiliki kesempatan untuk bertemu keluarga mereka yang kehilangan jejak dalam kekacauan Perang Korea.

Reuni Keluarga Korea: Kisah Orang-orang Terkasih yang Terpisah, Lihat Foto-foto Mereka
BBC.co.uk
Seorang Korea Utara berusia tujuh puluh tahun, Ahn Jung-soon, yang bisa dilihat di sini memberi makan ayahnya yang berusia 100 tahun, Ahn Jong-ho, Selasa (21/8/2018). 

POS-KUPANG.COM - Puluhan warga Korea Utara dan Korea Selatan bertemu untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam dekade minggu ini. Mereka adalah beberapa dari jutaan orang yang terpisah dari orang-orang yang dicintai selama Perang Korea 1950-53, yang membuat mereka yang berada di sisi utara tidak dapat pergi. Ini adalah reuni keluarga pertama seperti itu dalam tiga tahun.

Baca: Reuni Dua Korea, Tangis Iringi Pertemuan Ibu dengan Putranya yang Terpisah 68 Tahun

Berikut adalah foto-foto yang menggambarkan suasana pertemuan keluarga-keluarga Korea Selatan dan Korea Utara yang sudah terpisah hampir 68 tahun.

Keluarga menghabiskan tiga hari bersama di sebuah resor wisata di Korea Utara tetapi hanya bersama keluarga mereka selama beberapa jam setiap hari - totalnya, hanya 11 jam. Sebagian besar interaksi mereka juga akan sangat diawasi. Orang-orang Korea Utara ini mengenakan pakaian tradisional.

Baik Sung-kyu adalah peserta Korea Selatan tertua tahun ini di 101. Dia membawa pakaian, sepatu, peralatan dan perlengkapan mandi untuk cucu perempuan Korea Utara berusia 48 tahun, Baek Yong-ok, digambarkan di sini. "Ini akan menjadi yang terakhir [waktu kita bertemu]," katanya kepada wartawan menjelang reuni. "Jadi saya telah membawa banyak."

Han Shin-Ja (R) yang berusia sembilan puluh sembilan tahun bersatu kembali dengan dua putrinya, berusia 72 dan 71 tahun, yang menangis ketika melihatnya. Ms Han melarikan diri dari Korea Utara dengan anak perempuan bungsunya selama Perang Korea, tidak tahu pemisahan mereka akan permanen. "Ketika aku melarikan diri selama perang ..." dia berhasil berkata kepada para wartawan, sebelum diatasi dengan emosi.

Seorang Korea Utara berusia tujuh puluh tahun, Ahn Jung-soon, yang dapat dilihat di sini memberi makan ayahnya yang berusia 100 tahun, Ahn Jong-ho, bertanya apakah dia mengenalinya. Pak Ahn, yang sulit mendengar, tidak menanggapi secara lisan, tetapi air matanya mengalir di wajahnya.

Halaman
12
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved