Berita Kampung Gurusina

Puskesmas Boawae Peduli Korban Kebakaran Gurusina, Ini yang Mereka Lakukan

Manajemen (UPTD) Puskesmas Boawae, Kabupaten Nagekeo, turut bersimpati terhadap kejadian kebakaran kampung adat Gurusina

Puskesmas Boawae Peduli Korban Kebakaran Gurusina, Ini yang Mereka Lakukan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Jajaran staf Puskesmas Boawae Nagekeo, saat menyambangi Kampung Gurusina, Senin (20/8/2018).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Manajemen Unit Pelayanan Tingkat Dasar (UPTD) Puskesmas Boawae, Kabupaten Nagekeo, turut bersimpati terhadap kejadian kebakaran kampung adat Gurusina beberapa waktu.

Jajaran Puskesmas Boawae yang dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeni, S.KM, menyambangi Kampung Gurusina di Desa Watumanu Kecamatan Jerebu'u Kabupaten Ngada, Pulau Flores NTT.

Kedatangan mereka ke Kampung itu memberikan dukungan moral dan material (Sembako) kepada warga korban musibah kebakaran.

Rupanya berbagai dukungan dan bantuan terus mengalir datang meringankan beban warga Gurusina pasca terbakar minggu lalu.

Pemberian sembako ini juga sebagai wujud kepedulian keluarga besar UPTD Puskesmas Boawae dalam memperhatikan warga yang terkena musibah akibat insiden kebakaran beberapa hari yang lalu.

Kepala UPTD Puskesmas Boawae, Wilfrida Daeni, S.KM, kepada POS KUPANG.COM, mengaku pihaknya sudah berkunjung ke Kampung Gurusina, Senin (20/8/2018) dan diterima baik oleh warga Gurusina.

Pihaknya memberikan bantuan berupa alata kebutuhan rumah tangga dan serta kebutuhan buku dan alat tulis bagi pelajar di Gurusina.

"Tujuan kami adalah berbagi kasih dan menghibur mereka. Meringankan beban mereka. Kami memberikan dukungan moral kepada mereka yang terkena musibah. Kami dari Puskesmas ada 11 orang yang berkunjung kesana, Saya, ibu Elvira, Mensi, Beti, Lidia Soa, Erni Cola, Ilo, Handri, Ros Nage dan Nong. Mereka (warga Gurusina) ucapkan terima kasih. Harapan mereka kepada supaya kami jangan lupa dengan mereka," ujar ibu yang biasa disapa Eny ini, Selasa (21/8/2018).

Ia mengaku musibah yang dialami oleh warga Kampung adat Gurusina adalah musibah bersama warga Ngada dan Nagekeo serta NTT pada umumnya. Sehingga mereka sangat membutuhkan dukungan dari semua elemen. Baik pemerintah maupun swasta serta perorangan.

"Saya sampaikan bahwa saya atas nama semua teman-teman Puskesmas Boawae, turut berempati dengan apa yang dialami oleh sesama saudara. Dan kami datang dengan hati yang paling dalam dan tulus berbagi kasih, ini menjalin persaudaraan diantara kita," ujar Eny.

Eny berharap dengan adanya dukungan dan motivasi dari berbagai pihak, warga korban kebakaran menjadi kuat dan tabah dalam menghadapi semua tantangan yang ada.(*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help