Berita Kabupaten Flores Timur

Penyidik Polres Flotim Tetapkan Sius Maran Tersangka Pembunuhan Terhadap Maria Soetami Istrinya

Sius Maran sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap Maria Kartika Soetami istrinya di kediaman mereka.

Penyidik Polres Flotim Tetapkan Sius Maran Tersangka Pembunuhan Terhadap Maria Soetami Istrinya
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Kasat Reskrim: Iptu Nengah Lantika 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM|LARANTUKA-- Penyidik Polres Flores Timur-NTT menetapkan Sius Maran sebagai tersangka pelaku pembunuhan terhadap Maria Kartika Soetami istrinya di kediaman mereka di Lamanabi Kecamatan Tanjung Bunga.

Sius Maran yang diketahui hanya mengenakan kursi roda selama ini diketahui menghabisi nyawa istrinya dengan menggunakan sebuah batu.

Kapolres Flotim AKBP Arri Vaviriyantho melalui Kasat Reskrim Iptu I Nengah Lantika kepada POS-KUPANG.COM Selasa (21/8/2018) menjelaskan korban dihabisi istrinya di kamar keluarga.

Sebelum menetapkannya sebagai tersangka, kata Nengah Lantika, penyidik menemukan kejanggalan awal di TKP.

Pertama saat olah TKP, penyidik menemukan sebuah batu, tapi menurut tersangka Sius Maran mengaku korban istrinya yang membenturkan sendiri kepalanya pada batu.

"Awalnya dia bilang istrinya lakukan bunuh diri dan membenturkan kepalanya pada batu. Tapi penyidik tidak mudah percaya," kata Nengah Lantika.

Apalagi keterangan saksi ibu pelaku yang sempat teriak dan bertanya setelah mendengar benturan itu di kamar. Pelaku berada bersama istrinya di kamar.

Informasi lain diperoleh penyidik, tersangka saat istrinya meninggal dunia ternyata tidak menangis.

"Menangis itu memang tidak bisa direkayasa. Jika amarah dan ketakutan ada dalam hatinya, tidak mungkin ia bisa menangis," kata Nengah Lantika.

Karena itu, penyidik memutuskan untuk melakukan autopsi terhadap jenazah Maria Soetami.

Hasil autopsi akhirnya menguatkan visum dokter bahwa tiga benturan sampai tengkorak kepala korban pecah tidak mungkin membenturkan dirinya sendiri.

"Suaminya sebelumnya tidak mengaku. Setelah diperiksa terus, akhirnya ia mengakui perbuatannya," kata Nengah Lantika. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help