Berita Kabupaten TTS

Ini Jumlah Sementara Hewan Kurban di Masjid Agung Al Ikhlas Soe

Masjid Agung Al Ikhlas Soe, mulai menerima hewan kurban, baik perorangan maupun kelompok. Saat ini, sudah 16 kambing dan tiga ekor sapi

Ini Jumlah Sementara Hewan Kurban di Masjid Agung Al Ikhlas Soe
pos kupang.com, dion kota
kambing kurban sedang diikat di halaman Masjid Agung Al Ikhlas Soe 

Laporan Reporter Pos-kupang.com, Dion Kota

POSKUPANG.COM, SOE – Masjid Agung Al Ikhlas Soe, Selasa (21/8/2018) mulai menerima hewan kurban, baik dari perorangan maupun kelompok. Saat ini, sudah 16 ekor kambing dan tiga ekor sapi kurban nampak terikat di halaman masjid.

Ketua Panitia Hari Raya Idul Kurban, Muhamad Uba yang dikonfirmasi pos kupang via telepon mengatakan, dari pihak Masjid Al Ikhlas Soe menargetkan 60 ekor sapi dan seratus kambing kurban terkumpul dapat perayaan Idul Kurban Tahun ini.

Baca: Bawaslu NTT Berhasil Mediasi Partai Berkarya dan KPU NTT

Nantinya, daging hewan kurban tersebut akan dibagikan kepada saudara-saudari yang membutuhkan. Untuk lokasi pembagian, akan ditentukan bersama oleh panitia hari raya setelah seluruh hewan kurban terkumpul.

" Kalau sekarang datanya belum terkumpul semua sehingga saya belum bisa sebut angka pasti hewan kurban yang akan disembeli tahun ini. Untuk lokasi pembagian, tergantung dari berapa banyak hewan yang terkumpul. Pastinya kita bagikan kepada sesama kita yang membutuhkan," ungkap Uba.

Ketika disinggung terkait pemeriksaan kesehatan hewan, dikatakan Uba, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Kabupaten TTS agar mengirimkan petugas kesehatan hewan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Hewan kurban akan diperiksa pada Rabu (22/8/2018) pagi sebelum disembeli. Pemeriksaan kesehatan juga akan dilakukan pada daging hewan kurban untuk memastikan jika daging kurban yang dibagikan benar-benar sehat.

" Kita sudah koordinasi dengan Dinas Peternakan untuk mengirimkan dokter hewan. Pemeriksaan kesehatan hewan akan dilakukan dua kali, sebelum hewan di potong dan setelah hewan dipotong untuk memastikan kesehatan dagingnya," ujarnya. ( *)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved