Opini Pos Kupang

Kampung Adat Guru Sina dalam Kenangan

Selain itu, masyarakat kampung Guru Sina masih memegang teguh adat-istiadat dalam bentuk ritus-ritus tertentu

Kampung Adat Guru Sina dalam Kenangan
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Para prajurit TNI dari Kodim Ngada bersama warga Gurusina membersihkan puing-puing, Senin (20/8/2018).

Hal ini terbukti dengan ritual "Zoze Api" yang dilakukan para tetua adat kampung adat Guru Sina tanggal 14 Agustus 2018, yang menunjukan sebagaimana telah diuraikan sejak tahun 2013 oleh Dr. Watu Yohanes Vianey seperti tersebut di atas.

Pada prinsipnya kita tidak mengambing-hitamkan siapapun, akan tetapi kebenaran ritual menjadi bukti autentik.

Dengan demikian saya mengajak komunitas masyarakat adat Kampung Guru Sina untuk tidak terlalu larut dalam kesedihan, tetapi berbesar hati dan memandang jauh ke depan agar dapat memikirkan secara jernih apa yang sepatutnya dilakukan, demi membangun kembali kampung adat Guru Sina dengan berbagai ritual adat yang masih tetap dilestarikan sehingga akan tetap menjadi destinasi wisata yang menakjubkan.

Demikian pula sangat diharapkan agar pemerintah, baik di kabupaten, provinsi maupun pemerinth pusat, yang saat ini telah hadir memberi berbagai macam bantuan, terutama yang telah memotivasi masyarakat adat setempat supaya segera bangkit untuk memilihkan diri dan kampung tercinta.

Dimohon untuk hadir pula dalam membangun kembali kampung adat Guru Sina yang sarat makna sebagaimana sebelum peristiwa memilukan tanggal 13Agustus 2018 yang lalu.

Saya yakin Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi saat ini bersama jajarannya sampai ke daerah akan berupaya membangun kembali Kampung Adat Guru Sina tercinta.

Saya berpikir positif. Dari peristiwa yang sangat menyakitkan dan telah menghanguskan seluruh elemen kampung adat Guru Sina saat ini membawa dampak positif terhadap kampung adat Guru Sina.

Kampung Guru Sina menjadi sangat terkenal ke seluruh dunia, sehingga akan lebih banyak masyarakat dunia ingin menyaksikan secara dekat musibah ini.

Dan, apabila hendak membangun kembali kampung adat Guru Sina akan secara cermat memperhitungkan berbagai aspek agar tidak terjadi lagi bencana kebakaran seperti ini, antara lain tetap berdindingkan papan dan beratapkan alang-alang, tetapi jarak antara rumah perlu diperhitungkan.

Selain itu diharapkan pemerintah bisa menempatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan membangun bak air yang memadai.

Saya pun yakin bahwa kampung adat Guru Sina dengan berbagai ritus adat yang masih kental dipertahankan sampai pada kaum muda, yang telah mengangkat harkat dan martabat bangsa karena tulisan tentang ritus adat Guru Sina saat ini sudah tersebar di berbagai negara di Amerika dan Eropa.

Dengan demikian para peneliti tersebut pasti akan memberi bantuan untuk membangun kembali kampung adat Guru Sina. *

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help