Berita Lifestyle

Belanja Kecantikan Perempuan di Indonesia Bisa 3 Kali Lipat dari Belanja Bulanan

Perempuan di Indonesia bisa menganggarkan hingga 3x lipat dari uang belanja bulanan mereka untuk berbelanja kecantikan.

Belanja Kecantikan Perempuan di Indonesia Bisa 3 Kali Lipat dari Belanja Bulanan
KOMPAS.com/Thinkstock.com
Ilustrasi kosmetik 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Perempuan di Indonesia bisa menganggarkan hingga 3x lipat dari uang belanja bulanan mereka untuk berbelanja kecantikan.

Hal itu terangkum dalam survei ZAP Beauty Index 2018 dengan menyasar 17.889 responden perempuan di Indonesia yang dirilis, Senin (20/8/2018).

Dalam survei tersebut diungkapkan bahwa perempuan generasi millenial saat ini rata-rata membelanjakan uangnya sebesar Rp 600.000 - Rp 1 juta per bulan untuk membeli produk kecantikan.

Baca: 3 Eks Koruptor Lolos Jadi Caleg, M Taufik Yakin Bawaslu DKI Kabulkan Gugatannya

Di luar itu, mereka juga mengeluarkan rata-rata Rp 1 juta-Rp 3 juta per bulan untuk perawatan kecantikan. Jika dijumlahkan, pengeluaran keseluruh ini berada pada kisaran Rp 3 juta rupiah untuk perawatan kecantikan mereka.

Anggaran untuk membeli produk kecantikan bertambah 3x lipat antara 1-3 juta rupiah per bulan pada wanita yang termasuk dalam Generasi X atau usia 35 tahun keatas.

Pengeluaran anggaran itu turut didorong oleh kurangnya kepercayaan diri perempuan terhadap fisiknya yang dialami oleh 53,4 persen perempuan hasil survey di bawah usia 23 tahun.

Sementara itu, responden berusia di bawah 18 tahun sebesar 24,6 persen lebih memilih memiliki kulit putih ketimbang merasa bahagia.

Associate VP Head of Hi-Tech, Property, Consumer Industry Markplusinc Yosanova Savitry menambahkan, keputusan seseorang membeli dan memakai produk kecantikan karena faktor pasangannya atau sekitar 8 persen dari responden.

"Yang memengaruhi keputusan seseorang membeli produk kecantikan adalah karena pengaruh pasangan" ujar Yosanova pada acara peluncuran ZAP Beautu Index di Jakarta, Senin (20/8/2018). (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help