Berita Kabupaten Ngada

Rumah Terbakar, Ini yang Dilakukan Babinsa Wolomeze Bersama Warga

Babinsa yang bertugas di Desa Nginamanu Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada bergotong-royong bersama warga Desa membangun rumah

Rumah Terbakar, Ini yang Dilakukan Babinsa Wolomeze Bersama Warga
ISTIMEWA
Suasana Babinsa Desa Nginamanu Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada saat bersama warga kerja rumah, Sabtu (18/8/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Babinsa yang bertugas di Desa Nginamanu Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada bergotong-royong bersama warga Desa membangun rumah seorang warga yang terkena musibah kebakaran.

Babinsa itu dari Koramil 1625-01/Bajawa, Sertu Mancetus Ninmusu. Ia bersama warga mendirikan rumah dari Yakobus Renggo (63) korban musibah kebakaran di Desa Nginamanu.

Rumah milik Yakobus Renggo terbakar, Jumat (17/8/2018). Sabtu hingga Minggu (19/8/2018) Sertu Mancentus bersama warga dan Kepala Desa Nginamanu, Yohanes Don Bosko Lemba berupaya membangung kembali rumah agar Yakobus bersama 6 anggota keluarganya bisa tinggal kembali dalam rumah.

Baca: Ini Dia Sosok Stuntman Jokowi Asal Thailand

Para warga Dusun Tajo, Desa Nginamanu, Kecamatan Wolomeze berjumlah sekitar 100 orang yang dipimpin oleh anggota Babinsa Desa Nginamanu, Koramil 1625-01/Bajawa, Sertu Mancetus Ninmusu bersama Kepala Desa Nginamanu Yohanes Don Bosko Lemba, melakukan kerja bakti gotong royong membangun rumah sementara bagi korban yang tertimpa musibah kebakaran, Sabtu (18/8/2018) pagi.

Danramil 1625-01/Bajawa, Kapten Inf Hamang Paso, mengatakan, Babinsa merupakan garda terdepan di satuan kewilayahan, salah satu tugasnya adalah membantu mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya. Sehingga TNI selalu bersama masyarakat. TNI sebagai penyemangat gerakan ditengah masyarakat.

"Seperti terlihat nyata di lapangan bersama warga lainnya untuk membantu korban musibah kebakaran yang terjadi kemarin Jumat (17/8/2018) dan menimpa rumah milik keluarga Yakobus Renggo dengan kejadian tersebut rumahnya ludes terbakar tak tersisa. Para Babinsa benar-benar dituntut harus memiliki perasaan peka dan tulus ikhlas dalam membantu dan membina masyarakat," ungkapnya.

Disela-sela istirahat dalam pengerjaan rumah sementara tersebut, ucapan terimakasih datang dari Yakobus Renggo kepada Babinsa dan masyarakat Dusun Tajo lainnya.

"Terimakasih kepada bapak Babinsa yang telah menggerakan masyarakat sehingga beban kami terasa diringankan dan dengan kehadiran Mancetus kami merasa terhibur dari cobaan ini," ujarnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebuah rumah milik Yakobus Renggo (63) warga Desa Nginamanu Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada ludes terbakar.

Rupanya kegembiraan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-73 berlalu begitu cepat bagi Yakobus Renggo.

Rumahnya ludes terbakar pada peringatan detik-detik proklamasi, Jumat (17/8/2018) kemarin.

Saat itu rumah kosong karena anggota keluarga sedang keluar. Begitu juga warga di sekitar, sebagian besar sedang mengikuti apel bendera.

Tidak ada harta benda yang bisa diselamatkan. Bahkan pohon yang ada di sekitar rumah tak luput dari dijilatan api.

Namun bendera yang tiangnya di tanam dekat rumah tidak terbakar. Bendera yang dipasang itu tidak rusak ataupun terbakar dan tetap berkibar. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help