Berita Kota Kupang

Begini Aksi Bersih Sampah di Laut dan Pantai Oesapa dan Pasir Panjang

Menggelar aksi bersih laut dan pantai di Oesapa dan Pasir Panjang, Kupang, Minggu

Begini Aksi Bersih Sampah di Laut dan Pantai Oesapa dan Pasir Panjang
pos kupang.com, gecio viana
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI. Peserta aksi bersih sampah di laut dan pantai di Oesapa, Kupang sedang memungut sampah, Minggu (19 /8 /2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Memperingati HUT kemerdekaan RI ke 73, unit kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT dalam kerja sama dengan dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kupang dan pemerintah provinsi NTT menggelar aksi bersih laut dan pantai di Oesapa dan Pasir Panjang, Kupang, Minggu (19/8 /2018).

Kegiatan ini melibatkan ribuan peserta yang tergabung dari TNI dan Polri, Pemda, KKP, BUMN, HNSI, mahasiswa dan masyarakat.

Baca: BREAKING NEWS: Bocah Kakak dan Adik Tewas Tenggelam di Kali Aemau Rendu di Nagekeo

Pejabat gubernur NTT, Robert Simbolon yang turut hadir dalam kesempatan itu, dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan inisiasi dari menteri kelautan dan perikanan RI, ibu Susi Pudjiastuti.

''Pada hari ini Minggu (19 /8 /2018) di 73 titik pantai dan laut di Indonesia diadakan aksi yang sama, tepatnya pada pukul 15.00 waktu setempat,'' ungkapnya.

Di Pantai Bitung, Manado, Sulawesi Utara, kegiatan yang sama dipimpin dan dibuka oleh ibu Susi.

Aksi bersih pantai dan laut ini, kata Robert, antara lain, aksi 38 divers menyelam membersihkan sampah di pesisir laut pasir panjang hingga Kelapa Lima, 1.000 peserta di pantai Oesapa berbaris menghadap ke laut sembari menyanyikan lagu Padamu Negeri lalu bersih sampah plastik di sepanjang pantai Oesapa.

Ia menjelaskan Indonesia berada di peringkat kedua sebagai negara penghasil sampah terbanyak.

Ia menyoroti pula soal penggunaan bom dan alat tangkap yang merusak ekosistem di laut. Penggunaan peralatan dan bahan yang berbahaya tersebut akan membuat kondisi laut dan hewan laut semakin kritis.

Untuk itu ia meminta dukungan dari semua pihak, pemerintah dan masyarakat untuk bahu-membahu merawat lingkungan laut dan pantai terutama dengan jangan membuang sampah dan menghindari penggunaan bahan dan peralatan yang membayakan ekosistem laut.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help