Berita Nasional

3 Orang Meninggal Dunia dan 28 Dirawat Akibat Miras

Tiga warga Menganti, Kabupaten Gresik meninggal dunia dan 28 lainnya saat ini dirawat intensif di RSUD Dr Soetomo Surabaya diduga keracunan miras

3 Orang Meninggal Dunia dan 28 Dirawat Akibat Miras
(ANTARA FOTO/Didik Suhartono)
Petugas menata barang sitaan berupa minuman keras dan rokok ilegal di PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/8/2018). Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I menggagalkan penyelundupan tiga kontainer berisi 50.664 botol minuman keras ilegal berbagai jenis dan merk asal Singapura. 

POS KUPANG.COM -  Tiga warga Menganti, Kabupaten Gresik meninggal dunia dan 28 lainnya saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya, Minggu diduga akibat keracunan minuman keras.

Kepala Humas RSUD Dr Soetomo Surabaya dr Pesta Parulian mengatakan pada pukul 01.00 dini hari pihaknya menerima satu pasien dan hingga siang ada 29 pasien terduga keracunan miras yang dibawa ke rumah sakit milik pemerintah provinsi Jawa Timur itu.

Baca: BREAKING NEWS: Bocah Kakak dan Adik Tewas Tenggelam di Kali Aemau Rendu di Nagekeo


Pesta mengatakan dari keterangan kepala desa mengaku tidak tahu secara pasti, kapan pasien meminum miras tersebut. Namun, sudah ada tiga korban yang dilaporkan meninggal dunia, akibat miras oplosan tersebut.

"Kami tidak tahu minuman itu dioplos atau apa, nanti hasil laboratorium yang membuktikan. Dari gejala klinis seperti muntah, pusing dan pandangan kabur ini bisa dipastikan karena miras," kata Pesta.

Pesta mengungkapkan, satu pasien bernama M Fendi (19) yang merupakan pasien rujukan dari RS BDH meninggal di Resusitasi RSUD Dr Soetomo pukul 03.30 dini hari. Sementara dua warga lainnya yakni Niko dan Andik meninggal di rumah sakit jaringan yang ada di Gresik.

Selanjutnya, pihak Soetomo akan melakukan observasi kepada pasien. Jika nantinya membutuhkan pencucian darah, maka akan dilakukan cuci darah. Puluhan pasien tersebut tetap akan dilakukan pemeriksaan selama 24 jam ke depan.

"Semua pasien akan dirawat di ruangan dan akan dievaulasi dalam waktu 24 jam. Jika membaik dipulangkan, jika tidak akan dievaluasi ulang," ujarnya.

Kemungkinan, hari ini akan ada tiga korban lagi yang datang ke RSUD Dr Soetomo. Tiga korban itu merupakan warga Menganti, yang dikabarkan mengalami mual-mual, seperti gejala yang dirasakan korban lainnya.

"Kalau pihak kepolisian juga sudah menemui kami tadi. Salah satunya dari Polres Gresik yang sudah datang ke kami untuk meminta keterangan dan di sana katanya juga sudah olah TKP," kata dia. (*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved