Berita Pahlawan dari Perbatasan

Joni Kala Bocah Pemanjat Tiang Bendera Asal Belu-NTT Dapat Uang Permen Rp 25 Juta dari Hotman Paris

Joni Kala Bocah Pemanjat Tiang Bendera di Perbatasan RI-Timor Leste Dapat Uang Permen Rp 25 Juta dari Hotman Paris

Joni Kala Bocah Pemanjat Tiang Bendera  Asal Belu-NTT Dapat Uang Permen Rp 25 Juta dari Hotman Paris
Foto Yansen Bau Untuk POS-KUPANG.COM
Inilah Yohanes Andigala, Bocah pelajar SMP Silawan yang nekat memanjat tiang bendera saat tali putus demi kibarkan Merah-Putih 

Tanpa pikir panjang lagi, Johny yang berada di tenda P3K langsung lari ke tengah.

Ia pun mencopot sepatunya lalu naik ke tiang bendera tersebut. 

Yohanes Andigala alias Johny Gala saat memanjat tiang bendera setinggi 15 meter.

Inilah Yohanes Ande Kala, Bocah pelajar SMP Silawan yang nekat memanjat tiang bendera saat tali putus demi kibarkan Merah-Putih (Foto Yansen Bau Untuk POS-KUPANG.COM)

"Saya lepas sepatu, dan panjat langsung itu tiang memang," kata anak kesembilan dari pasangan Viktor Lino Fahik Marsal dan Lorensa Gama ini.

Tak ada rasa takut pada diri siswa kelas 7 SMP Silawan ini saat memanjat tiang bendera yang tingginya sekitar 11 meter tersebut.

"Saya memang sudah biasa memanjat pinang," kata anak petani keturunan Bobonaro, Timor Leste ini kepada Pos-Kupang.com.

Kepala Desa Silawan, Ferdinandus Mone mengatakan, upacara pengibaran bendera sempat terhenti beberapa menit karena tali bendera putus.

"Iya benar. Tali bendera yang untuk ikat ke tali tiang yang putus. Pas paskibraka bilang bendera siap, tali putus," kata Ferdinandus.

Ferdinandus mengatakan, yang menggambil kembali tali bendera adalah Johny Gala, siswa SMPN Silawan kelas VII.

Setelah ujung tali diambil, upacara pengibaran bendera dilanjutkan. (*)

* Bangga Berdiri di Samping Inspektur Upacara

Usai menyelamatkan bendera Merah Putih agar tetap berkibar, Johny pun mendapatkan applaus dari peserta upacara pengibaran bendera.

Usai itu, Johny pun diminta untuk berada di podium inspektur upacara. Ia berada di samping Wakil Bupati Belu,  JT. Ose Luan, yang saat itu sebagai Inspektur Upacara.

Dengan kaki telanjang ia berdiri tegap di samping Wabup JT Ose Luan. 

Tampak ia tersenyum-senyum tatkala mendapat pujian dari Wabup JT Ose Luan yang disampaikan dalam sambutannya.

"Sikap Yohanes adalah hebat  dan kejadian itu mengingatkan pada masa perjuangan para pejuang kemedekaan," ujar Ose Luan.

"Ini pahlawan kecil penyelamat kita pagi ini. Seorang anak pelajar yang menjadi penyelamat dalam upacara kemerdekaan.

Terimakasih pahlawan kecil, kejadian ini menggugah saya tapi kau adalah pahlawan," ucap Wabup Ose Luan. (pos kupang/novemy leo)

Penulis: OMDSMY Novemy Leo
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved