Berita Kabupaten Sikka

PMI Cabang Sikka Tegaskan Tidak ‘Dagangkan’ Darah

Pengelola Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sikka perlu meluruskan anggapan salah yang berkembangan di masyarakat seolah PMI

PMI  Cabang Sikka  Tegaskan Tidak  ‘Dagangkan’  Darah
pos kupang.com, eugenius moa
Donor darah di PMI Cabang Sikka dalam kegiatan Goes to Muri 17.818, Kamis (16/8/2018). 

Laporan Wartaean Pos-Kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE---Pengelola  Palang Merah  Indonesia (PMI)  Cabang  Sikka  perlu meluruskan  anggapan  salah   yang berkembangan  di masyarakat seolah PMI  memperjualbelikan darah yang  disumbangkan.

Biaya Rp 360.000/kantong darah  adalah  untuk menggantikan   reagen dan  kantong  darah  yang sudah  digunakan  dalam  pengambilan   darah dari  para  pendonor.

“Uang  yang dibayar  itu  untuk menggantikan  reagen  yang sudah digunakan  ketika pemeriksaan kepada pendonor dan kantor  darah. Bukan  jual  beli darah,” tegas  Ketua  PMI  Cabang  Sikka, Grave  Seda dibenarkan   Wakil Ketua,  Gaby  Ola,  kepada  POS-KUPANG.COM, Kamis (16/8/2018)  dalam  kegiatan donor  darah  Goes to Muri  17.818.

Grave  menambahkan, setiap pendonor yang akan memberikan   darahnya   dilakukan   pemeriksaan  wajib  diantaranya    malaria, HIV, hepaptitis dan spilis.

Gaby   mengatakan  darah  yang didonor  disimpan  di  bank  darah  PMI    Cabang  Maumere. Masyarakat yang membutuhkan  darah  lalu mengajukan  permintaan  darah  dengan membayar biaya  pengganti.

“PMI Sikka  sudah lakukan  kerjasama  dengan  RS Sta.Elisabeth  Lela,dan  RS St.Gabriel Kewapante. Kalau   mereka membutuhkan  darah langsung datang  ambil,  nanti  biayanya dimasukkan  ke  BPJS,” ujar   Gaby. (*)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved