Berita Kabupaten Malaka

Pastor Berkat Benih Bawang Sebelum Ditanam

pemberkatan benih bawang merah, kebun dan peralatan pertanian dilakukan Pater Yan Tasik. Pemberkatan disaksikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran

Pastor Berkat Benih Bawang Sebelum Ditanam
pos kupang.com, teni jenahas
BERKAT BENIH--Pater Yan Tasik memberkati benih bawang merah sebelum ditanam di kebun kelompok tani Troi Herekain, Desa Builaran, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, Selasa (14/8/2018). 

Laporan Wartawan Pos-Kupang.com, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM, BETUN---Jika dalam melakukan sesuatu pekerjaan tanpa meminta restu dari Tuhan maka sia-sialah pekerjaan tersebut. Demikian firman Tuhan yang bisa dihayati para petani kelompok Tani Troi Herekain, Desa Builaran, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka.

Ketika mereka melakukan penanaman bawang merah perdana, Selasa (14/8/2018), mereka juga mengundang pastor untuk memberkati benih bawang sebelum ditanam. Tak hanya benih bawang yang diberkati tetapi juga petani, alat pertanian dan kebun bawang.

Pantuan Pos Kupang.Com, pemberkatan benih bawang merah, kebun dan peralatan pertanian dilakukan Pater Yan Tasik. Pemberkatan disaksikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, Kadis Pertanian Provinsi NTT, Yohanes Tay Ruba, Wakil Ketua DPRD Malaka, Devi Ndolu, Ketua TP PKK, Tim Pakar RPM dan seluruh peserta yang hadir.

Para undangan menggambil posisi berdiri dengan membentuk setengah lingkaran. Di depan para undangan terlihat benih bawang merah, pupuk, obata-obatan dan peralatan pertanian. Pater Yan Tasik mendoakan agar benih bawang yang hendak ditanam itu bisa betumbuh subur dan membuahkan hasil berlimpah demi kesejahteraan umat.

Pater Yan juga mendoakan para petani yang hendak melaksanakan usaha bawang merah agar diberi berkat dan kekuatan selama melaksanakan pekerjaan serta mendoakan kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan kepada petani. Usai pemberkatan dilanjutkan dengan penanaman serentak bawang merah oleh Bupati Malaka.

Ketua Kelompok Tani Troi Herekain, Domi Seran kepada Pos Kupang.Com, Selasa (14/8/2018) mengatakan, upacara pemberkatan benih dan seluruh alat pertanian ini menjadi hal penting agar Tuhan merestui semua yang akan dikerjakan menusia. Pemberkatan itu juga sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan karena Tuhan memberikan berkat dana rejeki kepada petani lewat pemerintah.

Benih bawang merah diberkati agar bisa bertumbuh subur dan membuahkan hasil yang bagus. Begitu juga dengan peralatan yang diberikan pemerintah diberkati terlebih dahulu agar petani bisa menggunakannya dengan baik dan tidak mudah rusak.

Menurut Domi, Kelompok Tani Troi Herekain baru pertama kali mengembangkan usaha bawang merah. Namun mereka yakin dan percaya usaha yang mereka lakukan bisa berhasil dan direstui Tuhan. Tuhan tidak akan tutup mata melihat usaha yang sedang mereka kembangkan.

Domi juga optimis karena usaha pengembangan bawang merah ini didampingi tim pakar dan PPL. Ketika petani mengalami kesulitan pasti para pendamping memberikan solusi.

Beberapa petani mengatakan, secara iman Katolik, tradisi masyarakat Malaka tidak hanya pemberkatan benih tetapi juga saat panen akan dihantar ke gereja sebagai persembahan. Di tempat lainnya di Malaka juga ada perayaan misa syukur hasil pertanian.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran pada kesempatan itu mengatakan, penanaman bawang merah di Builaran direstui Tuhan dan leluhur. Buktinya, saat berencana menanam bawang, Tuhan memberikan hujan.

"Hari ini, apa yang kita lakukan direstui oleh Tuhan. Buktinya kita baru rencana tanam bawang serentak, Kabupaten Malaka diguyur hujan dari tadi malam," kata Bupati Stef.

Menurut Bupati Stef, hujan yang turun sebelum melakukan penananam bawang merah itu merupakan tanda-tanda alam yang salalu bersahabat. Tuhan mengirim hujan agar menyirami tanah yang akan ditanam bawang. (*).

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help