Berita Kesehatan

Cobain Diet 'Eat Stop Eat', Bisa Bantu Turunkan Berat Badan lho!

Diet 'Eat Stop Eat', Cara Baru Turunkan Berat Badan dengan Puasa Jangka Pendek

Cobain Diet 'Eat Stop Eat', Bisa Bantu Turunkan Berat Badan lho!
www.image.freepik.com
Diet 

Menurut ahli gizi Eliza Whetzel-Savage, ketika kita membatasi makan pada jendela waktu tertentu, sebenarnya kita menciptakan periode puasa.

"Pada saat itu tubuh akan memakai cadangan glikogen dari karbohidrat dan juga lemak sebagai sumber energi. Ketika itu terjadi, tubuh akan mengubah mode menjadi status ketogenik dan membakar lemak sebagai bahan bakar," kata Eliza.

Pada dasarnya, saat kita berada pada fase puasa, tubuh akan mulai membakar lemak dan bukan karbohidrat.

Apakah diet semacam ini bisa menurunkan berat badan? Mungkin saja, karena asupan makanan kita berkurang dari biasanya.

Walau begitu, menurut ahli gizi Julie Upton, diet Eat Stop Eat, tidak lebih baik atau lebih buruk dibanding diet puasa lainnya, misalnya saja diet 5:2 (diet yang mengharuskan kita makan 25 persen kalori lebih sedikit dari biasanya selama 2 hari, lalu 5 hari makan sepuasnya).

"Diet Eat Stop Eat adalah variasi dari diet intermittent. Tidak ada data apakah pola diet ini lebih buruk atau lebih baik," katanya. (*)

Editor: Eflin Rote
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help